Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Jusuf Kalla, Lain Dulu Lain Sekarang

Published 26/05/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

JK Jkw YoutubeJakarta, LiputanIslam.com – Sejak kemarin beredar secara masif sebuah video di media sosial, yang mengungkap bahwa JK melarang Jokowi untuk mencalonkan diri sebagai presiden. Dalam video berdurasi 3 menit 39 detik tersebut, JK berkata “…jangan gara-gara dia [Jokowi] terkenal di Jakarta, lalu dicalonkan presiden. Bisa masalah negeri ini, bisa hancur negeri ini…”.

Tangapan PDIP datar-datar saja, dikatakan bahwa pernyataan JK itu sudah tak berlaku. “Saya belum melihat, tapi itu pernyataan JK spontan pada awal-awal Jokowi memimpin dan membenahi DKI,” kata politisi PDIP Tjahjo Kumolo di Gedung DPR, Jakarta, Senin (26/5/2014) seperti dilansir Tribunnews.com.

Tjahjo mengatakan setelah satu tahun Jokowi memimpin Jakarta, pemikiran Jusuf Kalla terhadap mantan walikota Solo itu juga telah berubah. “Waktu ketemu Jokowi, [mereka] sepakat untuk membangun bangsa ,” katanya.

Menurut Tjahjo, PDIP tidak mempermasalahkan pernyataan JK tersebut. “Nggak ada masalah. Statment itu sudah enggak berlaku,” imbuhnya.

Tentu saja akibat pernyataan JK itu, kubu anti-Jokowi seolah mendapatkan “senjata” baru. Mereka beramai-ramai mem-bully Jokowi dengan berbagai komentar pedas.

“Seluruh rakyat Indonesia setuju dengan pernyataan Jusuf Kalla. Indonesia akan hancur bila dipimpin oleh presiden uji coba seperti Jokowi, “ tulis akun @rossooke.

“Menurut saya, itu statement jujur dari Pak JK sebagai bentuk tanggung jawabnya terhadap masa depan bangsa dan negara Indonesia, “ tulis akun @NurPrimawira.

“Emang gitu kok Jokowi, setelah memimpin Jakarta hampir dua tahun apakah tidak banjir lagi di Jakarta? Apakah kemacetan sudah teratasi? Kasih dulu bukti, baru nyapres! Ane rasa JK juga haus kekuasaan,” serang akun @Carolus Magnus.

Lantas, bagaimana tanggapan JK? Akhirnya Husain Abdullah, Juru Bicara Calon Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) angkat bicara.

“Komentar Pak JK itu sudah lama, ketika satu-dua bulan Jokowi jadi gubernur DKI. Waktu itu nama Jokowi dengan cepat masuk bursa capres, sehingga mengundang perhatian,” kata Husain.

Menurutnya, kalaupun pernyataan itu benar atau bukan editan yang dimuat sepenggal-sepenggal, maka pernyataan itu sudah tidak relevan lagi saat ini.

“Situasi ketika Jokowi baru menjabat Gubernur DKI, dengan prestasi yang dicapainya sekarang setelah hampir dua tahun menjabat, harus diakui secara jujur sudah sangat berubah atau berbeda dibanding dengan saat baru dua bulan menjabat,” papar Husain.

“Coba Anda tanya sekarang JK bagaimana pendapatnya tentang Jokowi, tentu berubah seiring dengan capaian prestasi Jokowi,” tambahnya.

Husain juga menyebutkan, JK tidak pernah meragukan kualitas Jokowi, sehingga JK-lah orang pertama yang mengusulkan kepada Megawati Soekarnoputri untuk mengusung Jokowi menjadi calon gubernur DKI. (fa/LiputanIslam.com)

 

 

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account