Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Jokowi Klarifikasi Tiga Isu, Apa Saja?

Published 28/05/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Foto: Detik.com
Foto: Detik.com

Jakarta, LiputanIslam.com – Hadir di Rakernas dan Mukernas Perangkat Muslimat NU, Jokowi mengklarifikasi beberapa berita miring yang santer menyerangnya. Mulai dari isu penghapusan tunjangan sertifikasi guru, soal nama depan, hingga kondisi kesehatan warga Jakarta.

“Saya mau menyampaikan isu-isu dulu. Pertama isu tunjangan sertifikasi guru. Isu itu tidak betul. Kalau Jokowi jadi presiden tunjangan itu akan dihapuskan loh.. loh.. loh.. nah kalau ditambah itu benar. Karena yang namanya pendidikan itu harus dinomorsatukan,” kata Jokowi, Selasa seperti dilansir Detikcom (27/5/2014).

Menurutnya, pendidikan itu amat sangat penting. Terutama pendidikan yang berkaitan dengan budi pekerti. Namun, Jokowi menganggap kurikulum pendidikan di Indonesia masih harus diperbaiki.

“Menurut saya kurikulum di Indonesia itu mestinya dievaluasi lagi. Kalau di SD menurut saya yang benar itu 80 persen mengenai pendidikan budi pekerti, mental dan karakter. Sisanya baru pengetahuan. Bukan dibalik-balik. SMP baru 60 persen pendidikan budi pekerti dan 40 persen pengetahuan. SMA baru 80 persen pendidikan 20 persen budi pekerti,” lanjutnya.

Selanjutnya isu mengenai nama depan Jokowi berupa ‘H’ yang kerap kali diidentikkan dengan singkatan dari ‘Herbertus’.

“Isu soal H di depan nama saya. Banyak yang menyebutkan H-nya adalah Herbertus. Saya sebetulnya nggak mau riya, tapi alhamdulillah haji saya sudah 2003 atau 11 tahun yang lalu. Umrohnya sudah tidak tahu berapa kali. Ini saya hanya ingin untuk menjelaskan. Hal-hal ini perlu disampaikan,” ucap Jokowi di podium.

Terakhir, Jokowi menyoroti masalah kesehatan di Jakarta yang sudah mulai membaik sejak adanya Kartu Jakarta Sehat (KJS).

“Sekali lagi saya ucapkan selamat datang di Jakarta, masih ada macet tetapi Insya Allah dengan ada MRT dan kereta di bawah tanah kira-kira jadinya 5 tahun lagi bisa teratasi,” ucapnya di hadapan 1.000 peserta Muslimat NU dari seluruh Indonesia.

Sebelum acara, Gubernur DKI ini disambut oleh Ketua Umum PBNU Said Aqil Siraj, Khofifah Indar Parawansa dan petinggi NU lainnya. Ia langsung diarahkan ke ruangan untuk makan malam bersama.

Jokowi yang mengenakan peci dan berkemeja putih nampak lahap menikmati makanannya. Ia memilih makan nasi dengan lauk ayam goreng, sayur dan krupuk.

Hadir juga dalam jamuan makan malam itu Alwi Shihab, politisi PKB Marwan Jafar serta Abdul Karding. Di sela santap makan tersebut, ia sesekali ngobrol santai dengan Khofifah dan tokoh NU lainnya. Setelah makan, terjadi pembicaraan serius yang diselingi senyum dan tawa. (fa/LiputanIslam.com)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account