Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Iran, Dulu dan Kini

Published 12/11/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com — Tahukah Anda, Iran sebelum Revolusi Islam tahun 1979, Iran adalah negara satelit Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah. Dengan dukungan AS, militer Iran paling mengerikan terlima di dunia?

Melalui Iran, strategi-strategi penjajahan dan penguasaan Timur Tengah dirancang AS. Syah Pahlevi Iran yang didukung AS adalah Raja Teluk Persia, raja-raja Arab tunduk padanya. Setiap bicara dengan Syah, mereka gagap, gemetaran, tidak berani menatap mata dan merasa rendah diri. Begitu bersalaman dengan Syah mereka menundukkan badan, setunduk-tunduknya.

Tidak ada dari mereka yang berani menyinggung Iran apalagi mencoba-coba cari masalah. Tidak ada mufti Arab satupun yang saat itu berani menyinggung-nyinggung masalah Syiah, mazhab yang dianut Syah Pahlevi dan mayoritas rakyat Iran. Apalagi sampai menyebut ‘Syiah sesat’, ‘Iran Majusi, atau mengatakan ‘musuh Islam terbesar adalah Syiah dan Iran’.

Tahukah anda, kapan pemerintah Saudi mengosongkan Haramain? saat Syah Pahlevi Iran naik haji atau umrah, untuk menjamin kenyamanan dan keamanannya.

Dan sekarang, mengapa yang terjadi sebaliknya? Mengapa Raja-raja Arab malah berlaku kurang ajar pada Iran, mengapa para muftinya mulai menyinggung-nyinggung Syiah? bahkan menyebut-nyebut Iran bukan Negara Islam melainkan Negara Majusi?

Jawabannya adalah ketika AS diusir dari Iran oleh Imam Khomeini melalui Revolusi Islam. AS kemudian beralih ke Arab Saudi. Raja-raja Arab menyambut AS dengan suka cita. Kejatuhan Syah Iran oleh kebangkitan Imam Khomeini, sekaligus mengalihkan penguasaan Timur Tengah ke Raja-raja Arab.

Iran serta merta terkucil, negara-negara tetangga mulai mengusik dan kurang ajar. Irak dibantu koalisi Arab dan dukungan AS mengagresi Iran selama 8 tahun, ulama-ulama bayaran dan mufti-mufti sewaaan mulai angkat bicara, mereka koar-koar akan kesesatan Imam Khomeini dan Syiah. Mereka menyebut-nyebut Iran Negara Majusi dan musuh umat Islam.

Jamaah haji Iran yang dimasa Syah mendapat pelayanan paling istimewa, sejak kejatuhan Syah, jamaah Iran malah dipukuli, dikejar-kejar dan dianggap hendak mengotori kesucian Ka’bah, bahkan Teluk Persia oleh Raja-raja Arab mau diganti namanya menjadi Teluk Arab.

Mengapa terjadi perubahan drastis sedemikian rupa?

Iran yang disegani Arab Saudi adalah Iran yang Syiahnya Syah Pahlevi, Syiah yang pro-AS, Syiah yang patuh pada kemauan dan pendiktean AS.

Sekarang Syiah di Iran, adalah Syiahnya Imam Khomeini. Syiah yang menentang keras penjajahan dan penindasan. Bendera yang dikibarkan adalah bendera perlawanan dan penentangan terhadap penjajahan dunia Islam oleh AS dan sekutunya. Syiah yang mendengungkan kemandirian dan pantang dihina.

Syiah yang sesat dimata Raja-raja Arab pro AS, adalah Syiah yang bersikeras meninggikan kalimat tauhid dan penyembahan hanya kepada Allah Swt. Syiah yang menempatkan hanya orang-orang saleh yang berhak memimpin dan menjadi imam atas ummat. Syiah yang mengemban misi suci Islam yang sebenarnya.

Buka matamu, meleklah melihat sejarah, agar kau tidak tenggelam dalam kebodohan dan tipu daya musuh-musuhmu. Musuh kita adalah kebijakan-kebijakan politik luar negeri AS dan Zionis, senjata kita adalah persatuan Islam. (ba)

——

Artikel ini disalin dari tulisan Ismail Amin, mahasiswa Indonesia yang menetap di Iran.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love1
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account