Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Hoax Save Aleppo, Untuk Siapa?

Published 27/12/2016 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com–Sejak pertengahan Desember 2013, bersamaan dengan keberhasilan tentara Suriah mengambil alih kembali wilayah Aleppo timur yang dikuasai Al Qaida dan afiliasinya, muncul propaganda yang masif tentang kondisi Aleppo. Foto-foto lama didaur ulang untuk menjadi bukti dari tuduhan yang disebarkan oleh pihak-pihak pro Al Qaida, bahkan termasuk media mainstream.

Daur ulang foto-foto lama itu dapat dilihat dari kompilasi foto berikut ini:

fake-news

Penjelasan foto:

Atas kiri: foto capture dari sebuah video klip musik, disebut sebagai korban Aleppo oleh akun Slman (Saudi) yang punya 28rb follower

Atas kanan: foto korban Israel di Gaza disebut sebagai korban Aleppo oleh akun Ree, Medhhat, yang punya 133ribu follower

Bawah kiri: foto pengeboman di Pakistan disebut sebagai korban Aleppo oleh akun Dima Sadek yang punya 123rb follower

Bawah kanan: Mr. Alhamdo (yang tampil di video “goodbye” BBC) bersama “Bana” yang selama ini aktif menyebarkan propaganda anti-tentara Suriah dan Rusia (Baca: Bana Alabed dan Industri Hoax Perang Suriah)

Saking banyaknya kebohongan yang tersebar, media-media mainstream dan LSM-LSM kemanusiaan terpaksa mengakui bahwa laporan ‘kekerasan di Aleppo’ sering kali berupa isu yang tidak bisa diverifikasi. Misalnya, pada 9 Desember, agensi berita Perancis, the Agence France-Presse melaporkan adanya 82 warga sipil yang tewas di tangan tentara pemerintah.

Hal ini dilaporkan oleh  Rupert Colville, juru bicara kantor HAM PBB. Namun, PBB sendiri tidak mau menerima klaim Colville dan dalam statemen PBB, seperti dilaporkan AFP, juru bicara PBB mengatakan, “Kami harap, laporan ini salah atau berlebihan, dan situasi sangat cair dan sangat sulit untuk memverifikasi laporan ini.”

Shira Rubin, seorang jurnalis dari media bernama Vocativ, menulis bahwa foto-foto yang disebarluaskan di media sosial terkait Aleppo, “Sebagian besarnya palsu.”

Eliot Higgins, analis keamanan yang selama ini dikenal sebagai pendukung penggulingan rezim Suriah, mengakui di akun Twitter-nya pada tanggal 13 Desember bahwa banyak foto yang disebarkan terkait Aleppo adalah foto-foto daur ulang.

Di antara contoh foto daur ulang yang disebarkan di media sosial di Indonesia adalah sebagai berikut:

Foto ini disebut sebagai korban Aleppo
Foto ini disebut sebagai korban Aleppo (sumber: akun facebook Ridwan Kamil)

Namun sesungguhnya foto ini pernah diunggah orang pada tahun 2015 dan tidak disebutkan lokasinya:

sa1b

 

Foto yang disebut bocah Aleppo (sumber: akun FB Ridwan Kamil)
Foto yang disebut bocah Aleppo (sumber: akun FB Ridwan Kamil)

Namun ternyata foto yang sama pernah muncul pada bulan Maret 2016 dan disebut sebagai anak Yaman.

sa3b

Yang lebih mengherankan, selama ini banyak sekali warga sipil yang menjadi korban bom yang diluncurkan para pemberontak, atau aksi-aksi bom bunuh diri yang dilakukan para “mujahidin”. Namun sama sekali tidak ada gerakan global untuk membantu mereka. Gerakan Save Aleppo muncul secara masif di media massa dunia setelah Aleppo diambil alih kembali oleh pemerintah. Padahal, rakyat Aleppo sendiri bersuka cita karena sudah diselamatkan oleh tentara. Media-media di Indonesia juga memberitakan hal ini seperti merdeka.com dan detik.com.

Lalu apa tujuan penyebaran hoax ini? Sebagian pengamat menyebutnya sebagai upaya dari kelompok mujahidin untuk mendapatkan dukungan internasional. Tak heran, berbagai lembaga di Indonesia yang selama ini rekam jejaknya memang pro-mujahidin secara masif menggalang dana. Foto-foto hoax mereka pakai untuk membangkitkan kemarahan rakyat Indonesia dan kemudian merogoh kocek mereka.

Namun hati-hati saja karena baru-baru ini terungkap bahwa sumbangan dari Indonesia ternyata menumpuk di gudang pasukan mujahidin, sementara rakyat Aleppo timur kekurangan pangan. Bisa dilihat di video berikut ini, terlihat ada dus-dus bertuliskan Indonesia Humanitarian Relief, sebuah lembaga yang dipimpin ustadz Bachtiar Nasir.

Berikut ini capture dari video di atas yang memperlihatkan dus-dus dari IHR yang didapat di gedung sekolah yang dulu diduduki oleh pasukan teror Jaish al Islam:

aleppo1

Selain IHR, ada juga Misi Medis Suriah yang menggalang dana dari masyarakat. Dari foto berikut ini terlihat bahwa dana disampaikan kepada “mujahidin” (terlihat dari pakaian dan peluru yang ditaruh di pundak).aleppo3

Nantikan rubrik Tabayun berikutnya mengenai aliran dana lembaga-lembaga amal Indonesia untuk Suriah. Simpati dan membantu sesama manusia memang wajib. Namun simpati yang didasarkan berita palsu dan menyumbang secara salah sasaran tentu bukan hal bijak. (fa)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account