Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Geliat Perjuangan Bersenjata Hamas Di Tepi Barat

Published 13/12/2018 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com – Di tengah perhatian publik Arab dan Israel terhadap operasi Pasukan Pertahanan Israel (IDF) bersandi “Perisai Utara” untuk memusnah terowongan maut Hizbullah di wilayah perbatasan Israel-Lebanon, kawasan Tepi Barat mengalami eskalasi dan mendekati titik rawan ledakan militer yang jika terjadi maka akan menjurus pada pecahnya lagi skenario intifada bersenjata bangsa Palestina.

Dua operasi serangan pejuang Palestina telah menimbulkan ketakutan pada orang-orang Israel;

Pertama, operasi yang dilancarkan pemuda bernama Ahsraf Naaluh pada dua bulan lalu di kawasan industri Burkan yang berada di daerah konsentrasi warga Zionis dekat kota Salfit, Tepi Barat. Serangan ini menewaskan dua warga Zionis dan menciderai satu lainnya.  Hebatnya, sepak terjang Israel untuk meringkus atau menghabisi Ahsraf Naaluh sampai sekarang belum membuahkan hasil.

Kedua, operasi yang dilancarkan oleh sekelompok pejuang bersenjata di dekat permukiman Zionis Ofra di utara kota Ramallah beberapa hari lalu. Mereka menyerang sebuah posisi warga Zionis dengan melepaskan tembakan hingga melukai tujuh orang Zionis, kemudian melenggang dengan tenang meninggalkan lokasi, dan sampai sekarang belum tertangkap.

Peristiwa ini mencemaskan orang-orang Israel bukan saja karena para pejuang Palestina telah menggunakan senjata api seintensif itu, melainkan juga karena operasinya telah dilancarkan dengan rencana yang matang dan rapih. Dalam operasi di Ofra, pelakunya tampak tidak gentar melihat keberadaan pasukan yang menjaga warga Zionis. Pelaku melepaskan tembakan sesuai rencana dan menjadi bukti keberanian dan tekad pejuang Palestina.  

Hamas tampak sedang mengelola strategi untuk menciptakan kobaran di Tepi Barat demi meringankan tekanan terhadap Jalur Gaza, menyasar warga Zionis, dan menyulitkan polisi otoritas Palestina yang masih terlibat koordinasi dengan pasukan Israel.

Gadi Eizenkot, Kepala Staf Umum IDF, dalam sebuah rapat belakangan ini mengingatkan kabinet negara Yahudi ilegal ini bahwa Hamas telah memindah operasi militernya ke Tepi Barat. Menurutnya, Hamas telah melancarkan 10 serangan sejak September lalu di berbagai lokasi yang terpencar di Tepi Barat. Jumlah ini tergolong besar pada periode tenang yang sudah berjalan beberapa bulan.

Data resmi Israel mencatat bahwa 10 warga Zionis tewas dan 76 lainnya terluka akibat serangan para pejuang Palestina sejak awal tahun ini. Data ini menunjukkan pukulan telak bagi sistem keamanan Israel, dan geliat keras operasi para pejuang muqawamah (resistensi) Palestina.  

Keberhasilan para pelaku operasi di Ofra dan Burkan melancarkan serangan tanpa terkena serangan tentu menjadi inspirasi bagi orang-orang Palestina lainnya untuk mengikuti jejak mereka. Penggunaan senjata api, di samping penabrakan mobil dan penikaman dengan senjata tajam, menandakan adanya peningkatan penyelundupan senjata api ke Tepi Barat, dan ini bisa jadi merupakan pendahuluan untuk penyelundupan teknologi pembuatan rudal ke kawasan ini.

Tindakan rezim-rezim Arab menelantarkan bangsa Palestina dan mengupayakan terbukanya pintu normalisasi hubungan dengan Israel semakin menajamkan keyakinan bangsa Palestina untuk mandiri serta kembali kepada jalur resistensi bersenjata dan mengupayakannya di kawasan Tepi Barat di mana warga Palestina dan warga imigran Zionis relatif membaur secara geografis.

Karena itu, bukan tak mungkin konfrontasi di masa mendatang akan berkobar di Nablus, al-Khalil (Hebron), Jenin, Tulkarm, Ramallah serta berbagai kota dan daerah lain di Tepi Barat sebagai bentuk reaksi penolakan bangsa Palestina terhadap normalisasi hubungan Arab-Israel. (mm/raialyoum)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account