Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Di Saudi dan Turki Boleh, Mengapa di Indonesia Dilarang?

Published 09/11/2016 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Peringatan Asyura di Jakarta 2016 (foto: Mahdi News)
Peringatan Asyura di Jakarta 2016 (foto: Mahdi News)

Jakarta, LiputanIslam.com–Peringatan Asyura (10 Muharam) di Indonesia sejak beberapa tahun terakhir selalu menuai kontroversi. Ormas-ormas takfiri tak henti-hentinya menyebar propaganda menyebut peringatan Asyura sebagai hal yang ‘sesat’ karena itu harus dilarang di Indonesia.

Peringatan Asyura merupakan tradisi kaum Syiah, mengenang kematian Husain (cucu Rasulullah SAW) di Padang Karbala (Irak). Namun banyak juga tradisi di Indonesia yang terkait dengan Asyura, misalnya di upacara Hoyak Tabuik di Sumatera Barat atau tradisi tirakat di awal bulan Suro dalam budaya Jawa.

Pemerintah hingga kini belum mengambil sika tegas terkait provokasi kelompok takfiri. Yang terjadi bahkan ada pemerintah yang tunduk di bawah tekanan ormas takfiri. Misalnya, Walikota Bogor, Bima Arya, pada Oktober 2015 lalu menerbitkan Surat Edaran No 300/321-Kesbangpol yang isinya melarang peringatan Asyura di Kota Bogor. Adapun alasan Bima Arya mengeluarkan Surat Edaran tersebut adalah untuk menjaga ketertiban dan keamanan serta mencegah konflik sosial.

Ketua Komisi Kerukunan Umat Beragama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Slamet Effendy Yusuf menilai larangan perayaan Asyura bagi penganut Syiah di Kota Bogor yang dikeluarkan oleh Walikota Bogor, Bima Arya sebagai tindakan yang sangat berlebihan. Pemerintah daerah tidak seharusnya bereaksi hingga mengeluarkan pelarangan terkait kegiatan keagamaan tersebut.

“Orang bisa saja tidak setuju terhadap syiah, namun melarang kegiatan agama seperti Asyura oleh institusi negara adalah berlebihan,” kata Slamet Effendy Yusuf, seperti dikutip Tempo, 24 Oktober 2015.

abu-jibrilTahun 2016 ini peringatan Asyura juga di-‘serang’ kaum takfiri secara verbal (melauli media sosial). Ada juga yang terjun langsung mendatangi  lokasi peringatan. Misalnya, di Jakarta, Abu Jibril dan ‘pasukan’-nya mendatangi gedung Panti Prajurit Balai Sudirman menuntut pembubaran acara peringatan Asyura (Oktober 2016), tapi tentu saja tidak dihiraukan oleh polisi yang mengawal acara.

Hal menarik dari fenomena ini adalah: ternyata peringatan Asyura juga dilakukan di Turki dan Arab Saudi, dua negara yang menjadi ‘patron’ alias idola ormas-ormas takfiri. Mereka bahkan sering menulis di medsos berharap Erdogan bisa dipinjam untuk menjadi Presiden Indonesia.

Berikut ini foto-foto peringatan Asyura di Turki, Oktober 2016. (sumber: ABNA)

Peringatan Asyura di Turki
Peringatan Asyura di Turki

asyuro1asyuro5asyuro4asyuro3

Dan ini beberapa foto peringatan Asyura di Arab Saudi, Oktober 2016. (Sumber: ABNA)

asyuro-di-saudiasyuro-di-saudi-2asyuro-di-saudi-3asyuro6

Pertanyaannya kemudian: di Saudi dan Turki boleh, mengapa di Indonesia dilarang? (dw)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account