Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Berpidato di Kapal Phinisi, Jokowi Sampaikan Salam Persatuan, Salam 3 Jari

Published 22/07/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

jokowijkphinsiJakarta, LiputanIslam.com–Presiden RI terpilih, Joko Widodo dengan didampingi Wakil Presiden terpilih, Jusuf Kalla,  menyampaikan pidato kemenangan di atas kapal Phinisi, pada Selasa (22/7) malam pukul 22.45. Kapal yang ditambatkan di Dermaga 9, Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, itu berwarna putih dengan perut bagian bawah dicat kuning bergaris merah. Tertulis ‘Hati Buana Setia’ di lambung kapal ini.

Jokowi memulai pidatonya dengan menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada Prabowo dan Hatta yang disebutnya sebagai ‘sahabat’ dalam berkompetisi dalam proses pemilu yang demokratis. Selanjutnya, Jokowi menyatakan bahwa kemenangan yang diraihnya adalah kemenangan seluruh rakyat Indonesia.

“Kemenangan ini adalah kemenangan seluruh rakyat Indonesia. Kita berharap kemenangan rakyat ini akan melapangkan jalan untuk mencapai Indonesia yang berdaulat secara politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.”

Jokowi juga menyinggung situasi politik Tanah Air dalam beberapa bulan terakhir ini yang memunculkan perbedaan politik hingga seakan menjadi alasan untuk memisahkan.Menurutnya, keragaman memang pasti ada dalam demokrasi. Namun, hubungan antar masyarakat tetap harus menjadi pondasi dalam Indonesia yang satu.

Jokowi juga mengajak bangsa Indonesia untuk kembali ke takdir sejarahnya sebagai bangsa yang bersatu, bangsa yang satu, yaitu bangsa Indonesia. Ia mengimbau semua elemen bangsa agar memulihkan kembali hubungan keluarga dengan keluarga, tetangga dengan tetangga, serta teman dengan teman yang sempat renggang.

Ia mengatakan, “Kita bersama sama bertanggung-jawab untuk kembali membuktikan kepada diri kita, kepada bangsa-bangsa lain, dan terutama kepada anak-cucu kita, bahwa politik itu penuh keriangan; politik itu di dalamnya ada kegembiraan; politik itu ada kebajikan; politik itu adalah suatu pembebasan.”

Jokowi juga menilai bahwa pilpres kali ini memunculkan optimisme baru bagi bangsa ini Indonesia. Ia melihat kembali hidupnya semangat kesukarelaan yang telah lama terasa mati suri. Apa yang ditunjukkan para relawan, mulai dari pekerja budaya dan seniman, sampai pengayuh becak, memberikan harapan bahwa ada semangat kegotong-royongan, yang tak pernah mati.

Semangat gotong royong itulah yang akan membuat bangsa Indonesia bukan saja akan sanggup bertahan dalam menghadapi tantangan, tapi juga dapat berkembang menjadi poros maritim dunia, locus dari peradaban besar politik masa depan.

“Saya hakkul yakin bahwa perjuangan mencapai Indonesia yang berdaulat, Indonesia yang berdikari dan Indonesia yang berkepribadian, hanya akan dapat tercapai dan terwujud apabila kita bergerak bersama,” lanjut Jokowi.

Jokowi selanjutnya meminta seluruh elemen bangsa agar kembali bekerja secara normal. “Mulai sekarang, petani kembali ke sawah. Nelayan kembali melaut. Anak kembali ke sekolah.
Pedagang kembali ke pasar. Buruh kembali ke pabrik. Karyawan kembali bekerja di kantor.”

Di akhir pidatonya, Jokowo meminta agar semua atribut pilpres tidak lagi dipakai. Ia mengatakan, “Lupakanlah nomor 1 dan lupakanlah nomor 2. Marilah kembali ke Indonesia Raya.Kita kuat karena bersatu.Kita bersatu karena kuat!”

Lalu, Jokowi bersama Jusuf Kalla mengacungkan tiga jari, sambil berkata, “Salam 3 Jari, Persatuan Indonesia!” (by)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account