Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Tabayun

Ali Mochtar Ngabalin: Pemilu Ulang Cegah Perpecahan

Published 19/08/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Foto: Merdeka
Foto: Merdeka

Jakarta, LiputanIslam.com — Wacana pemungutan suara ulang  kembali dikemukakan oleh Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Ali Mochtar Ngabalin. Ia menilai Pilpres 9 Juli 21014 kemarin telah terjadinya kecurangan secara terstruktur, sistematis dan masif.

Menurutnya, kecurangan ini lantaran pihak KPU berlaku tidak adil. Oleh karena itu, ia meminta kepada MK  untuk mengulang pelaksanaan pemilu. Ali menambahkan, apabila MK tidak memenuhi permintaan pemilu ulang, maka Indonesia akan berpotensi kericuhan.

“Supaya tidak ada perpecahan di dalam negeri, harus batalkan itu Pemilu. Kalau tidak kurangi 21 juta suara, biarkan tahu siapa yang menang pemilu.Prabowo Subianto,” ucapnya seperti dilansir Merdeka.

Politisi Partai Golkar ini menegaskan, Koalisi Merah Putih masih tetap solid. Dia pun yakin jika partai pengusung Prabowo-Hatta tidak akan pindah ke koalisi Jokowi-JK. “Insya Allah koalisi permanen, solid. Sama amat kuat,” terangnya.

Senada dengan Ngabalin, sebelumnya saksi ahli Prabowo-Hatta di sidang MK, Marwah Daud, menjelaskan bahwa pelaksanaan Pilpres tidak sah dan harus dilakukan pemilu ulang. Marwah mengklaim menemukan suara oplosan atau fiktif dalam pilpres 9 Juli lalu.

“DPT oplosan ini demikian besar sehingga memasukkan pemilih-pemilih yang oplosan fiktif. Artinya tidak memiliki NIK atau tidak memiliki kode induk wilayah administrasi dan juga pemilih bodong karena tidak memiliki NIK di TPS,” kata Marwah, 15 Agustus 2014.

Marwah menjelaskan, temuan itu ditemukan tim teknologi informasi yang mengumpulkan jejak-jejak kecurangan pemilu di dunia maya yang disebutnya tim forensik. Namun hal itu tak dapat dilakukan karena terbentur UU ITE, kecuali MK mengabulkan permohonan.

“Tim kami bisa melakukannya tapi memerlukan license agar tidak melanggar UU ITE. Ini sesungguhnya ada jejak teknologi informasi,” ujarnya, seperti dilansir Merdeka.

Untuk itu, menurutnya, pemilu ulang adalah solusi terbaik dalam menangani hasil Pilpres 2014 yang diklaim Prabowo – Hatta penuh kecurangan.

Bagaimana dengan waktu dan biaya yang dibutuhkan untuk pemilu ulang?

Menurut Marwah, pemilu ulang tetap dapat dilaksanakan dengan menggunakan anggaran, yang sedianya digunakan jika ada Pilpres putaran kedua. Waktu juga dianggap mencukupi.

“Pemilu ulang dapat menggunakan anggaran dari putaran kedua dan waktu juga tersedia. Pemilu ulang bisa dilakukan, untuk itu kami mohon,” kata Marwah.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono secara resmi akan mengakhiri masa tugasnya pada 20 Oktober 2014, sehingga jika dilakukan pemilu ulang, masih tersedia waktu kurang lebih dua bulan. (ba)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tabayun

PBB: Terjadi Eksekusi-Eksekusi Cepat Bermotif Sektarian di Suriah

By Muhammad
Tabayun

Gencatan Senjata Diusulkan untuk  Gaza, Begini Beberapa Rinciannya

By Muhammad
Galeri

Falasi Zionis (6): Ada Teroris Membela Palestina

By Farid
Galeri

Falasi Zionis (5): Melawan Israel Itu Irasional

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account