Perbaiki Kualitas Air dengan Teknologi Plasma Nano Bubble Generator

0
346

LiputanIslam.com—Teknologi plasma nano bubble generator adalah teknologi pemulihan kualitas air. Teknologi ini sudah digunakan di daerah Badung, Denpasar, Bali. Teknologi tersebut dipasang di sungai.

Teknologi tersebut terdiri dari 3 unit alat berhargs Rp. 300 juta. Teknologi ini dapat menghasilkan gelembung oksigen di dalam air sungai sehingga ekosistem sungai membaik.

Cara kerjanya adalah pertama, alat menangkap oksigen dari udara kemudian masuk ke plasma generator. Oksigen tersebut diubah menjadi partikel ozon dan oksigen sisa yang berukuran mikro dan nano, selanjutnya dialirkan ke nano nozzle ke singai sebanyak 10 liter/menit.

Partikel ozon dapat menguraikan bau, zat organik, dan bakteri patogen. Sedangkan oksigen sisa yang berukuran mikro atau nano dapat mengaktifkan mikroorganisme pengurai di dalam air sungai. Sehingga air berubah jernih, kaya oksigen dan bebas dari bakteri.

Menurut Direktorat Pengendalian Pencemaran air, teknologi ini digunakan untuk mengurangi pencemaran air. Tepatnya pun digunakan di air yang tidak memiliki aliran deras seperti air danau dan air situ.

“Jika arus air deras dan air cepat melaju maka nano bubble mengalir ke hilir,” jelas Johanda Juniartha, tim teknis Direktorat Pengendalian Pencemaran Air KLHK.

Menurutnya, teknologi ini membutuhkan listrik 1.300 watt untuk 1 unit. Meski cukup besar, hasil yang diperoleh pun besar. Air menjadi jernih dan ekosistem air membaik seperti berkembangbiaknya plankton, udang, dan ikan.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa teknologi ini tidak akan berjalan efektif jika ada banyak saluran air limbah domestik warga seperti saluran got yang dialirkan ke sungai tersebut. Teknologi tidak akan berjalan efektif karena limbah cemaran terlalu deras setiap saat.

Untuk mengatasi problem limbah tersebut, pemerintah kota Denpasar telah meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Sadar dan Lingkungan (Sidarling). Sidarling merupakan aplikasi pelayanan bank sampah berbasis web dan mobile. Dari 128 bank sampah di Denpasar, sudah 54 bank sampah yang bergabung dalam aplikasi tersebut. Aplikasi ini pun memberikan penghargaan bagi nasabah teraktif yang mencapai poin tertentu. Penghargaannya berupa pelayanan bus sekolah gratis, diskon belanja, pelayanan utama publik untuk pembuatan KK, KTP, perijinan, dan lainnya. (Ay/Mongabay)

DISKUSI: