Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Opini

Palestina yang Terabaikan

Published 26/07/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

gaza-7Oleh: Muhammad Anis (Dosen Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga)

Tanggal 5 Juni 1967 merupakan hari bersejarah bagi negara-negara Arab, ketika Israel berhasil mengalahkan mereka secara telak dalam perang enam hari. Lebih dari 600 jet tempur yang terparkir di bandara Mesir luluh lantak. Ironisnya, di saku para pejuang Arab yang gugur didapati foto-foto Ummi Kultsum, penyanyi legendaris Timur Tengah. Sebaliknya, di saku serdadu Israel malah ditemukan Talmud, kitab suci kaum Zionis.

Mesir mesti kehilangan Sinai dan Jalur Gaza, Yordania kehilangan Tepi Barat, sedangkan Daratan Tinggi Golan lepas dari Suriah. Bagi bangsa Palestina, kekalahan ini memaksa mereka untuk semakin terasing dari kampung halaman dan terjajah di negeri sendiri, sejak pendudukan Zionis pada 1948. Sedang bagi Israel, kemenangan ini membuat mereka semakin percaya diri dan mempertajam eskalasi penjajahan terhadap Palestina. Lebih mengenaskan lagi, ketika Anwar Sadat menandatangani kesepakatan damai dengan Israel di Camp David pada 1979.

Ini menyebabkan mayoritas bangsa Arab menjadi pesimistik dan berpikir bahwa Mesir saja—yang paling mengalami kerugian dalam perang enam hari—mau berdamai, lalu apa gunanya mereka bertahan untuk membela bangsa Palestina. Pesimisme ini bagai kanker yang menggerogoti bangsa Arab. Karenanya, tak heran bila jubir PLO, Saed Erakat, pernah meminta Iran untuk berhenti melontarkan gagasan penghapusan rezim Zionis dari peta Timur Tengah. Menurutnya, Iran semestinya membantu Palestina dengan turut mendukung perdamaian dengan Israel.

Sebuah pesimisme akut, yang menjadikan mereka rela merendahkan kehormatan sendiri dengan menjadi kroni penjajah dan membiarkan saudaranya terjajah, hingga detik ini yang telah berlangsung hampir 70 tahun. Pada Jum’at terakhir di bulan Ramadan, yang merupakan Hari Al-Quds ini, kita gugah kembali kesadaran kosmopolis kita atas penderitaan saudara-saudara kita—entah seiman atau sesama manusia—di Palestina. Kesadaran ini akan mengantarkan kita pula pada kesadaran untuk memperbaiki nasib bangsa sendiri. Karena, Palestina adalah kita.

Perlu diketahui pula, dalam bukunya yang berjudul “Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri”, Zein Hassan membeberkan realitas sejarah tentang jasa besar bangsa Palestina dalam mendukung kemerdekaan Indonesia di masa lalu, baik secara politik maupun finansial. Bahkan, yang lebih mengharukan lagi adalah ketika Muhammad Ali Taher (seorang pengusaha kecil Palestina) mengajak Zein Hassan ke Bank Arabia, untuk menguras uang di rekeningnya dan diserahkan kepada Zein, seraya berkata, “Terimalah semua harta saya ini untuk memenangkan perjuangan Indonesia.”

________
Redaksi menerima sumbangan tulisan untuk rubrik Opini. Silahkan kirimkan ke [email protected]

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Opini

Perang Opini di Dunia, Israel Kalah Telak Melawan Palestina

By Muhammad
Indonesiana

Seruan Jihad Lewat Adzan, Melawan Siapa?

By Fadel
Indonesiana

Kasus Telkomsel dan Hassan Haikal yang Kian Meradang

By Fadel
Analisis

Dari Palestina Hingga Amerika, Kita Harus Membela Hak Semua Orang untuk Bernapas

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account