Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Opini

Hiper-Fanatisme itu Bebal!

Published 19/12/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

kub-diniOleh: Sumanto Al Qurtuby

Beragama itu seharusnya atau idealnya membuat pemeluknya menjadi lebih melek, cerdas, dan toleran, bukan malah tambah picik, bebal, dan intoleran. Tetapi sejumlah pemeluk dan kelompok agama–lantaran memiliki semangat fanatisme an berlebihan (hiper-fanatisme)–terkadang berpikiran dan bertindak layaknya orang-orang dungu dan bebal.

Hiper-fanatisme ini memang 11-12 dengan kebebalan. Klaim-klaim sejumlah kaum zealot dan fanatik seperti tanah Betawi, Minang, Aceh, Melayu, atau Arab sebagai “Tanah Islam” dan dengan begitu orang Betawi, Minang, Aceh, Melayu, atau Arab yang bukan Muslim dianggap “menyalahi kodrat Tuhan” dan karenanya harus minggat dari daerah-daerah ini hanyalah sekelumit contoh dari kebebalan dan intoleransi itu. Hal ini sama persis dengan klaim-klaim sejumlah kelompok Kristen fanatik dan Islamophobis di Barat yang menganggap Barat adalah “Tanah Kristen” dan karena itu kaum Muslim harus enyah dari Barat.

Apakah kalian lupa bahwa Betawi, Minang, Melayu, Aceh, Arab, atau Barat sudah ada sebelum lahirnya Islam atau Kristen? Bukankah Islam, Kristen, atau agama apapun pada hakekatnya adalah para tamu di negeri-negeri ini yang seharusnya menghormati tuan rumah?

Tugas utama kaum Muslim (atau umat agama manapun) bukanlah untuk mengislamkan atau mengagamakan orang lain. Tugas umat beragama bukanlah untuk menghimpun pengikut sebanyak-banyaknya. Bukan pula untuk membangun tempat ibadah sebanyak-banyaknya. Saya yakin dan percaya, Tuhan tidak membutuhkan pengikut dan tempat ibadah. Saya juga percaya bukan tempat-tempat ibadah yang megah atau pengikut agama yang membeludak yang membuat Tuhan bahagia.

Tugas utama agama, tidak lain dan tidak bukan adalah untuk berpartisipasi dan berkontribusi memperbaiki moralitas manusia yg jahat, korup, dan serakah, merestorasi jalan pikiran manusia yang picik dan bebal, mengubah sikap-sikap manusia intoleran menjadi toleran yang sadar dengan keanekaragaman masyarakat dan budaya. Singkatnya kehadiran agama adalah untuk menyulap dan menolong umat manusia dari “alam kegelapan” menuju “alam yang terang-benderang” penuh pencerahan, melalui sikap ramah terhadap umat manusia dan alam sekitarnya. (LiputanIslam.com)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Opini

Perang Opini di Dunia, Israel Kalah Telak Melawan Palestina

By Muhammad
Indonesiana

Seruan Jihad Lewat Adzan, Melawan Siapa?

By Fadel
Indonesiana

Kasus Telkomsel dan Hassan Haikal yang Kian Meradang

By Fadel
Analisis

Dari Palestina Hingga Amerika, Kita Harus Membela Hak Semua Orang untuk Bernapas

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account