Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Opini

Freeport dan Proyek Adu Domba Indonesia

Published 26/11/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Freeport 1Oleh: Ari Wibowo

Punya gunung emas belum tentu menjadi berkah, melainkan juga musibah. Minyak dan emas selalu terkait dengan darah dan nyawa manusia. Cadangan emas di bawah bumi Papua yang saat ini dikelola Freeport masih memiliki cadangan jutaan kilogram emas lagi yang baru habis dieksploitasi pada tahun 2056.

Kontrak Karya (KK) Freeport habis di tahun 2021. Pernah terjadi MoU antara pemerintahan SBY dengan Freeport di tahun 2009 yang lalu untuk memperpanjang lagi s/d tahun 2041. Tapi dengan berlindung kepada UU Minerba yang menyebutkan bahwa KK baru bisa dievaluasi 2 tahun sebelum kontrak habis, maka Jokowi membatalkan MoU tersebut.

Amerika kebakaran jenggot. Jika Freeport tidak diperpanjang kontraknya, maka cadangan emas milik Amerika yang menjadi pondasi mata uang dollar di seluruh dunia bakal rontok. Amerika tetap ingin menancapkan kukunya di Freeport, apapun taruhannya. Negosiasi ulang KK Freeport baru bisa dilaksanakan pada tahun 2019, dimana Jokowi masih berkuasa s/d Oktober 2019. Opsi Amerika cuma ada 2; perpanjang kontrak Freeport (meski ada beberapa penyesuaian) atau hancurkan Indonesia.

Waspadalah! 2016-2018 bangsa ini bakal diserang isu separatis dan konflik SARA. Kelompok radikal bakal kebanjiran transfer uang dollar dan riyal. Pentolan kelompok intoleran itu aslinya cuma menjalankan peran sebagai event organizer bernama ‘kerusuhan’. Terima order, terima fulus, bikin kerusuhan di sana-sini, dan kirim laporan kepada sang juragan. “Gereja dibakar, masjid dibakar, larangan membangun masjid, larangan membangun gereja”, makin berseliweran beritanya di sosial media. Mereka yang ingin beragama tetapi miskin pengetahuan, bakal jadi korban hasutan provokator yang memimpin mereka angkat senjata. Isu Sunni-Syiah yang sukses menghancurkan Suriah dan Irak akan diduplikasi di republik ini.

Aceh dan Papua adalah titik masuk potensial bagi Amerika untuk men-Suriahkan NKRI. Para oportunis yang mendompleng kepentingan Amerika bakal berpesta-pora. Parpol-parpol busuk ikut menunggangi kepentingan Amerika untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. Dengan konsesi bahwa jika Jokowi terguling dan mereka berkuasa, maka KK Freeport bakal diperpanjang.

Hura-hara dan kegaduhan politik makin banyak. Demo buruh dan mahasiswa bakal merajalela. Karena ada bandar besar yang membiayai mereka. Buruh dan mahasiswa adalah obyek penderita dari para aktivis yang melakukan konspirasi dengan parpol busuk yang melacurkan diri kepada Amerika.

Bangsa ini terancam, negeri ini sedang memasuki episode bencana yang sudah di depan mata. Tapi warganya masih sibuk berkelahi akibat aspirasi politiknya yang beda afiliasi. Masih ribut melakukan dikotomi sebagai pendukung Prabowo atau pendukung Jokowi. Sibuk dengan onani politik bersama TV One atau Metro TV.

Banggalah menjadi Indonesia. Cobalah buka mata hati dan nurani Anda, dan sejenak mengesampingkan suku, agama, madzhab atau warna kulit Anda. Berpikir dan bertindaklah sebagai warga negara Indonesia. Negeri tercinta sedang terancam bahaya. Ayo bersatu, ayo saling mendukung. Jangan mau dipecah-belah oleh Rambo dan sejenisnya. Bangsa ini adalah bangsa yang besar dan kaya-raya jika warganya bersatu membangun negeri. (LiputanIslam.com)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Opini

Perang Opini di Dunia, Israel Kalah Telak Melawan Palestina

By Muhammad
Indonesiana

Seruan Jihad Lewat Adzan, Melawan Siapa?

By Fadel
Indonesiana

Kasus Telkomsel dan Hassan Haikal yang Kian Meradang

By Fadel
Analisis

Dari Palestina Hingga Amerika, Kita Harus Membela Hak Semua Orang untuk Bernapas

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account