Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Opini

Anomali Pemerintah Dalam Membasmi Terorisme

Published 22/09/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

mujahidin Indonesia timut

Oleh: Putu Heri

Pemerintah telah resmi melarang gerakan ISIS di Indonesia, namun hal itu tidak berarti bahwa ISIS lantas membeku. Justru, geliatnya di dunia maya semakin tidak terkendali.

Contohnya, adalah Fanspage We Are All Islamic State. Meski sudah dilaporkan barkali-kali, dan ditutup berkali-kali, tapi tetap saja, tanpa kenal lelah mereka menciptakan Fanpage(FP) baru. Dari pantauan saya, halaman terakhir yang mereka buat pada 19 September 2014 adalah yang ke 111! Hati kecil saya bertanya, tidakkah mereka memiliki kesibukan lain selain membuat FP?

Namun yang lebih mencolok lagi adalah hadirnya berbagai situs-situs pendukung ISIS, yang hingga hari ini tetap eksis dan menyebarluaskan pahamnya. Berikut ini adalah situs-situs pro-ISIS, seperti Al-Mustaqbalnet, Shotuussalam, dan Panjimas.com.

Dan hingga hari ini, situs-situs tersebut dibiarkan saja diakses oleh masyarakat luas, tanpa ada upaya serius dari pemerintah untuk menutupnya.

Pola Terorisme di Irak, Suriah hingga ke Poso

Seorang laki-laki yang disembelih oleh kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT), dengan menggorok lehernya, tak ayal mengingatkan saya pada terorisme yang melanda Irak dan Suriah.

Bukankah ISIS juga melakukan kebrutalan yang sama? Menggorok leher, menancapkannya pada pagar, menjadikannya permainan sepak bola hingga merebusnya? (Baca juga: Densus 88 Tangkap Enam Orang DPO Jaringan Santoso)

Berbagai laporan dan bukti-bukti yang beredar sudah tidak bisa dibantah lagi, bahwa yang membentuk dan mendanai ISIS adalah aliansi Zionis Internasional: AS, Inggris, Israel. Namun kini, AS dan sekutunya tampil bak pahlawan dangan membangun aliansi berbagai negara untuk memerangi ISIS.

Lalu, siapa yang membentuk dan mendanai MIT di Indonesia?

Mungkinkah sebuah kelompok yang bersembunyi di hutan – bisa memiliki senjata, tetap eksis selama bertahun-tahun, dan bahkan tidak mampu dibasmi oleh aparat? Mustahil. Sejarah mencatat, bahkan Tentara Keenam Jerman pun harus menyerah dari kepungan lantaran kekurangan makanan dan terserang penyakit dalam Perang Stalingrad. Namun MIT, yang dilaporkan bersembunyi di hutan, ternyata bisa menerbitkan sebuah rilis resmi yang dikirimkan ke berbagai media, yang artinya, mereka terkoneksi dengan jaringan internet. Hal ini mematahkan klaim bahwa kelompok MIT bersembunyi di hutan-hutan.

Saya melihat, ada pola yang sama antara kemunafikan AS dengan Indonesia. Indonesia, sejak peristiwa Bom Bali tahun 2002, juga turut menjadi negara yang melancarkan ‘Perang Melawan Teror’ dengan membentuk Undang-Undang Terorisme.

Densus 88 juga aktif menangkapi terduga teroris disana sini. Namun sayang, akar dari terorisme itu sendiri dibiarkan tumbuh dan berkembang di Indonesia. Pemerintah juga membiarkan kelompok-kelompok yang nyata-nyata mengingkari NKRI dan anti-pluralisme. Pemerintah membiarkan kelompok dengan ideologi radikal berkembang dengan subur, membentuk organisasi, dan menyuarakan dukungan terhadap kelompok terorisme. Artinya: pemerintah turut mendukung lahirnya terorisme itu sendiri.

Di Timur Tengah dan beberapa negara Afrika, AS menciptakan teroris untuk mendestabilisasi negara-negara yang kaya SDA, kira-kira, apakah berlebihan jika saya curiga bahwa kelompok teroris di Indonesia, juga dibentuk dan dibiayai AS, melalui ‘tangan-tangannya’ di Indonesia?

——-

Redaksi menerima sumbangan tulisan untuk rubrik Opini, silahkan kirimkan ke [email protected]

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Opini

Perang Opini di Dunia, Israel Kalah Telak Melawan Palestina

By Muhammad
Indonesiana

Seruan Jihad Lewat Adzan, Melawan Siapa?

By Fadel
Indonesiana

Kasus Telkomsel dan Hassan Haikal yang Kian Meradang

By Fadel
Analisis

Dari Palestina Hingga Amerika, Kita Harus Membela Hak Semua Orang untuk Bernapas

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account