Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Olahraga

Trio Muslim Jerman di Semifinal

Published 07/07/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE
Trio Muslim Jerman: Mesut Ozil, Sami Khedira, dan Shkodran Mustafi
Trio Muslim Jerman: Mesut Ozil, Sami Khedira, dan Shkodran Mustafi

Rio de Janeiro, LiputanIslam.com, –Sepakbola memang bukan agama, dan agama Islam pun tidak menjadikan olahraga ini sebagai hal yang istimewa. Meskipun demikian, sebagai olahraga paling populer sejagad, segala sesuatu yang terkait dengan sepakbola sering kali menjadi hal yang sangat menarik perhatian.

Bagi sebagian Muslim dunia, agama yang dianut oleh seorang pemain top terkadang menjadi preferensi untuk lebih menjadikannya sebagai idola. Ketika Zinedine Zidane berada pada puncak kejayaannya, betapa banyak Muslim dunia yang sangat membanggakannya.

Pada pergelaran Piala Dunia 2014 ini, kita tentu berharap bintang-bintang Muslim yang negaranya ikut berlaga di putaran final, bisa mengulang kejayaan Zidane. Tapi, faktanya, jangankan menjadi superstar, untuk bisa bertahan saja susah. Ketika pergelaran sudah sampai ke babak semifinal, tinggal tiga pemain Muslim yang tersisa, dan mereka berada di skuad timnas yang sama, yaitu Jerman.

Sejak awal, kita sudah dikecewakan dengan kegagalan Frank Ribery ikut ke Brasil bersama negaranya, Prancis. Ribery dihantam cedera yang cukup parah. Padahal, dari seluruh pemain Muslim yang berlaga di Piala Dunia, dialah yang paling difavoritkan untuk menjadi yang terbaik. Maklum, Januari lalu, ia hampir saja menyabet gelar pemain terbaik dunia. Ia kalah suara tipis dari pemenangnya, yaitu Cristiano Ronaldo.

Ketika babak grup usai, sejumlah bintang Muslim yang tadinya digadang-gadang akan bersinar terang ternyata malah meredup seiring dengan kegagalan tim mereka untuk lolos dari babak tersebut. Sebut saja Yaya Toure dari Pantai Gading atau Edin Dzeko dari Bosnia.

Di babak grup ini, dua negara Muslim, yaitu Bosnia dan Iran bahkan berada dalam satu grup. Keduanya saling bersaing untuk lolos ke babak berikutnya. Sayangnya, justru keduanya kalah dari dua pesaing lainnya di Grup F, yaitu Argentina dan Nigeria.

Tapi, dari babak grup ini, dunia Islam layak berbangga atas keberhasilan Timnas negara Muslim Aljazair yang bermain penuh gairah dengan disiplin pertahanan yang tinggi. Mereka lolos ke babak perdelapan final untuk pertama kalinya dalam sejarah. Kekalahan Aljazair dari tim kuat Jerman di babak enam belas besar sama sekali tak mengurangi respek dunia terhadap mereka.

Selain Aljazair, ada tujuh negara lain yang hanya sampai di perdelapan final dan gagal maju ke delapan besar, yaitu Meksiko, Chile, Uruguay, Swiss, Amerika, Nigeria, dan Yunani. Dari ketujuh negara ini, ada dua negara yang dihuni oleh sejumlah pemain Muslim, yaitu Nigeria dan Swiss.

Di skuat Nigeria ada Ramon Azeez dan Ahmed Musa. Sedangkan di skuat Swiss ada delapan pemain Muslim yaitu Philippe Senderos, Valon Behrami, Blerim Dzemaili, Gokhan Inler, Xherdan Shaqiri, Admir Mehmedi, Haris Seferovic, dan Granit Xhaka.

Di babak perempat final, kita masih menyaksikan sejumlah pemain Muslim yang masih bertahan. Itu karena negara yang mereka bela masih bisa bertahan sampai babak delapan besar tersebut. Dari Belgia, ada Nacer Chadli, Mousa Dembele, Marouane Fellaini, dan Adnan Januzaj. Tim Prancis juga dihuni oleh sejumlah pemain Muslim, yaitu Bacary Sagna, Mamadou Sakho, Moussa Sissoko, Paul Pogba, dan Karim Benzema. Sedangkan di Jerman, ada trio Muslim Mesut Ozil, Sami Khedira, dan Shkodran Mustafi.

Sayang, Belgia dan Prancis terdepak dari turnamen ini setelah dikalahkan oleh lawan mereka masing-masing. Belgia dikalahkan Argentina, sedangkan Prancis yang harus saling bunuh dengan Jerman, akhirnya menyerah dari lawannya itu.

Dengan demikian, ketika turnamen memasuki babak empat besar alias semifinal, pemain Muslim yang tersisa tinggallah trio Jerman tadi. Akankah mereka juga terdepak? Atau justru malah terus melaju hingga menggapai posisi kampiun? Di babak semifinal ini, Jerman akan berhadapan dengan Brasil. Pemenang pertandingan ini akan menghadapi pemenang pertandingan antara Belanda dan Argentina. (by)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Selamat! Pasangan Bulutangkis Fajar/Rian Juarai All England

By Rachel
Indonesiana

Pemerintah Tolak Hasil KLB Kubu Moeldoko, AHY Enggan Minta Maaf ke Jokowi

By Rachel
Indonesiana

Ketum PSSI Ajak Timnas U-16 Tidak Gentar di Piala Asia 2020

By Fadel
Indonesiana

PSSI Tegaskan Shin Tae Yong Bebas Pilih Pemain Timnas

By Fadel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account