Pemerintah Tolak Hasil KLB Kubu Moeldoko, AHY Enggan Minta Maaf ke Jokowi

0
3727

Semarang, LiputanIslam.com–Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku enggan meminta maaf kepada Jokowi usai pemerintah menolak hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat Kubu Moeldoko.

Sebelumnya, permintaan maaf ini merupakan desakan dari Relawan Jokowi Mania (JoMan) untuk AHY. Para relawan ini menilai AHY bersalah karena telah menuduh Pemerintah terkait kisruh di partai Demokrat.

Namun, AHY menilai pihaknya tak perlu meminta maaf.

“Yang kami lakukan adalah melakukan klarifikasi ke pemerintah sehingga tak perlu meminta maaf,” jelas AHY ditemui wartawan di Umbul Sidomukti, Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu (4/4), seperti dilansir dari detikcom.

Menurutnya, dirinya tidak pernah menuduh pemerintah dalam kisruh partainya. Sebaliknya, pihaknya sejak awal menyurati Presiden Jokowi agar tidak terkena fitnah.

“Sejak awal tak ada secara resmi kami menuduh pemimpin atau pemerintah. Kami justru berkirim surat ke Presiden Jokowi agar tak terkena fitnah terkait KLB,” ungkapnya.

AHY juga mengaku menjadi pihak yang pertama kali mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi usai pemerintah menolak hasil KLB Partai Demokrat kubu Moeldoko. Keputusan pemerintah itu dinilainya sudah tepat.

“Saya tanggal 31 Maret kemarin setelah mendengar penjelasan Kemenkumham terkait KLB, langsung berkirim pesan ke Presiden mengucapkan terima kasih. Keputusan tersebut merupakan kabar baik bagi demokrasi di Indonesia,” imbuhnya.

AHY pun menilai, permintaan maaf kepada pemerintah semestinya dilakukan oleh pihak-pihak yang menggelar KLB Partai Demokrat di Deli Serdang. Sebab, mereka dinilai telah membuat keonaran dan mempertontonkan politik yang buruk.

“Yang seharusnya minta maaf itu pihak KLB karena membuat keonaran dan mempertontonkan politik yang tidak pantas,” ungkap AHY. (ra/detik)

DISKUSI: