Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Olahraga

Sami Khedira Siap Lengkapi Pesta di Brasil

Published 27/05/2014 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

sami-khedira2Rio de Janeiro, LiputanIslam.com –Tim sepakbola Real Madrid baru saja berpesta setelah memenangi gelar kesepuluh Piala Champions atau yang mereka sebut dengan La Decima. Usai pesta, para punggawa El Real yang negaranya masuk ke putaran Piala Dunia Brasil sudah langsung bergabung dengan timnas masing-masing, guna mempersiapkan diri menjelang perhelatan sepakbola terbesar tersebut. Jika negaranya berhasil menjadi kampiun di ajang Piala Dunia, jelas itu akan menjadi pesta yang sangat lengkap. Bayangkan: menjadi juara di Piala Champions dan Piala Dunia di tahun yang sama!

Sami Khedira adalah di antara para pemain Real Madrid yang memiliki asa tersebut. Apalagi timnas yang dibela olehnya adalah Jerman. Dalam setiap perhelatan Piala Dunia, Der Panzer (julukan timnas Jerman) selalu menjadi favorit dunia. Para pengamat menyebut tuan rumah Brasil, juara bertahan Spanyol, Argentina, dan Jerman sebagai empat tim yang paling difavoritkan menjadi juara.

Muslim Keturunan Tunisia

Sami Khedira adalah pemain keturunan Tunisia. Sebagai pemain tengah di tim nasional dan klub Stuttgart, Khedira dikenal sebagai pemain santun. Pemain berambut gondrong kelahiran 4 April 1987 ini beragama Islam sejak lahir karena orangtuanya berasal dari Tunisia yang mayoritas penduduknya muslim. Sebagai pemain muslim di tim sepakbola, Khedira bisa menyesuaikan diri dengan teman-temannya. Dia tidak merasa canggung di tengah para pemain yang rata-rata nonmuslim. Bahkan di tim nasional, dia percaya diri bisa menggantikan peran Michael Ballack sebagai gelandang andalan. “Dia pemain potensial dan telah diberi tangguh jawab penuh oleh Stuttgart. Dia juga memperlihatkan diri sebagai pemain dewasa,” ujar pelatih Jerman Joachim Low.

Sejak kecil, Khedira memang pencinta sepakbola. Tak heran berkat kecintaan dan ketekunannya mengolah Si kulit bundar, Khedira bisa masuk tim nasional jerman U 15 sejak dia beranjak remaja. Kecintaanya pada dunia sepakbola ini tak lepas juga dari kehidupan spiritualnya yang selalu terjaga karena didikan orang tuanya. Kalau Ramadhan tiba, Khedira selalu berusaha untuk tetap berpuasa selama menjalani kompetisi Buendesliga di Jerman.

Bersama Mesut Ozil, playmaker, Khedira menjadi duo Muslim Jerman yang sangat diharapkan Low untuk mengantarkan Der Panzer kembali menjadi juara dunia untuk keempat kalinya.

Sudah Bergabung dengan Timnas

Seusai pesta di Madrid, Khedira dikabarkan telah bergabung melengkapi skuat Jerman yang tengah mengikuti pemusatan latihan jelang Piala Dunia 2014. Khedira mejadi pemain terakhir yang bergabung usai lebih dulu mengantar Real Madrid menjuarai Liga Champions.

Ini adalah untuk pertama kalinya sang gelandang bergabung ke skuat Jerman sekaligus melengkapi 26 pemain skuat pilihan Joachim Loew. Sang pelatih masih akan mencoret tiga nama lagi sebelum menyerahkan daftar akhir para pemainnya ke FIFA.

Setelah dibekap cedera ligamen pada November 2013 lalu, Khedira harus rela absen memperkuat klub dan timnas untuk mengikuti program pemulihan. Kondisi fisik gelandang 27 tahun itu terus membaik mendekati akhir musim. Dia sempat bermain di pertandingan La Liga sampai terpilih masuk susunan starter di laga final Liga Champions.

Dalam laga di Stadion Da Luz, Khedira hanya bermain selama 59 menit sebelum digantikan oleh Isco. Ketika itu, El Real tertinggal 0-1 dari Atletico sebelum Madrid menyamakan skor di penghujung babak kedua dan meraih kemenangan 4-1 di akhir babak perpanjangan waktu.

Kehadiran Khedira di pusat pelatihan timnas disambut gembira oleh Loew. Secara fisik, kata Loew, Khedira punya perkembangan yang bagus dari minggu ke minggu sehingga ia tetap menyertakan nama mantan pemain Stuttgart itu dalam daftar sementara Die Mannschaft.

“Sami Khedira secara fisik terus berkembang dari minggu ke minggu, itu membuatku senang,” kata Loew kepada Bild.

Skuat Jerman dijadwalkan akan melakukan ujicoba melawan Kamerun pada 2 Juni mendatang dan Armenia lima hari kemudian. Di Piala Dunia 2014, Tim Panser tergabung di Grup G bersama dengan Portugal, Ghana dan Amerika Serikat. Dengan demikian, usai bahu-membahu bersama bintang Portugal Ronaldo mengantarkan Madrid menjadi juara Piala Champions Eropa, Khedira di Piala Dunia nanti justru akan berhadapan dengan rekannya tersebut. (by/dari berbagai sumber)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Selamat! Pasangan Bulutangkis Fajar/Rian Juarai All England

By Rachel
Indonesiana

Pemerintah Tolak Hasil KLB Kubu Moeldoko, AHY Enggan Minta Maaf ke Jokowi

By Rachel
Indonesiana

Ketum PSSI Ajak Timnas U-16 Tidak Gentar di Piala Asia 2020

By Fadel
Indonesiana

PSSI Tegaskan Shin Tae Yong Bebas Pilih Pemain Timnas

By Fadel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account