Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Olahraga

Maria Londa Persembahkan Medali Emas Ketiga

Published 29/09/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

maria londaIncheon, LiputanIslam.com –Prestasi mengejutkan kembali ditunjukkan atlet Indonesia dalam perhelatan Asian Games 2014. Setelah ganda puteri bulatangkis Greysia/Nitya yang mempersembahkan medali emas, padahal sebelumnya sama sekali tak dibebani target merebut emas, giliran atlet puteri lainnya, yaitu Maria Natalia Londa, yang mempersembahkan medali serupa secara sangat mengejutkan.

Maria Natalia Londa secara tak terduga berhasil menyumbangkan emas Asian Games 2014 dari nomor lompat jauh. Dalam lomba di Incheon Asiad Main Stadium, Senin, 29 September 2014, Maria menjadi yang terbaik setelah melakukan lompatan sejauh 6,55 meter.

Atlet kelahiran Bali 24 tahun lalu itu, mengungguli atlet Vietnam, Bui Thi Thu Thao, yang melakukan lompatan 6,44 meter dan berhak atas perak. Sedangkan atlet Cina, Jiang Yanfei, meraih perunggu dengan lompatan 6,34 meter.

Maria, yang prestasi terbaiknya adalah dua medali perak SEA Games 2011, semula tidak ditargetkan meraih emas. Persatuan atletik Indonesia (PB PASI) hanya menyebut dia diharapkan menyumbang medali, tanpa menyebut jenis medalinya. Ternyata, dalam lomba yang diikuti 13 peserta itu, ia mampu melakukan lompatan terjauh dalam percobaan keenamnya.

Keberhasilan Maria meraih emas mengakhiri paceklik atletik di Asian Games yang sudah berlangsung sejak 1998. Saat itu, Indonesia terakhir kali merebut medali, yakni satu emas dan satu perak. Emas kala itu direbut Supriyati Sutono dari nomor lari 5.000 meter.

Ini adalah medali emas ketiga bagi ‘Merah Putih’. Dua medali emas sebelumnya datang dari cabor bulutangkis yang disumbangkan oleh ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari dan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Tontowi/Liliyana Gagal Raih Emas

Keberhasilan Maria gagal diikuti atlet lainnya. Ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir harus mengakui keunggulan ganda China Zang Nan/Zhao Yunlei di partai puncak.Bermain di Gyeyang Gymnasium pada Senin (29/9/2014) malam WIB, Owi/Liliyana kandas dari ganda China Zhang/Zhao 16-21, 14-21 dalam partai final.

Kegagalan itu membuat Tontowi/Liliyana meraih perak. Sebelumnya, dua emas sudah didapatkan dari ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda serta satu perunggu Praveen Jordan/Debby Susanto. Hasil itu membuat Indonesia berada di urutan kedua cabang bulutangkis. China menjadi juara umum dengan perolehan empat emas, tiga perak, dan dua perunggu.

Dalam klasemen sementara perolehan medali, Indonesia saat ini menempati posisi ke-16 klasemen perolehan medali dengan 3 emas, 4 perak, dan 7 perunggu.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Selamat! Pasangan Bulutangkis Fajar/Rian Juarai All England

By Rachel
Indonesiana

Pemerintah Tolak Hasil KLB Kubu Moeldoko, AHY Enggan Minta Maaf ke Jokowi

By Rachel
Indonesiana

Ketum PSSI Ajak Timnas U-16 Tidak Gentar di Piala Asia 2020

By Fadel
Indonesiana

PSSI Tegaskan Shin Tae Yong Bebas Pilih Pemain Timnas

By Fadel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account