Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Olahraga

Mantan Pelatih Timnas Belanda Terkejut Melihat Fasilitas Sepakbola Indonesia

Published 17/12/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Pieter Huistra(kanan)/goal.com
Pieter Huistra(kanan)/goal.com

Jakarta, LiputanIslam.com – Pieter Huistra didapuk oleh PSSI sebagai Direktur Teknik Pengembangan Sepakbola Usia Muda. Mantan pelatih tim nasional Belanda tersebut mengaku terkejut dengan negara sebesar Indonesia yang memiliki fasilitas yang minim untuk pengembangan sepakbola usia muda. Pieter Huistra sudah berada di Indonesia kurang lebih selama tiga pekan. Pria asal Belanda tersebut mempelajari bagaimana kultur sepakbola di Indonesia khususnya bagaimana pengembangan sepakbola usia mudah di tanah air.

Pieter Huistra mengatakan bahwa banyak lapangan di Indonesia yang kualitasnya masih dalam kategori buruk seperti dilansir dari goal.com.

Pieter Huistra banyak mengungkapkan berbagai hal dalam acara workshop dan diskusi bersama PSSI (15/12). Salah satunya adalah ia masih mempelajari serta menginvestigasi keadaan di Indonesia, salah satunya fasilitas yang disorotnya cukup minim untuk ukuran sebesar bangsa Indonesia. Ia juga menilai bahwa antusiasme sepakbola Indonesia sangat tinggi. Banyak yang menyaksikan dan menyukai sepakbola bahkan banyak pula yang ingin membantu perkembangan sepakbola usia muda.

Pieter Huistra mengungkapkan bahwa ia mulai dapat menyimpulkan dari hasil observasi dan investigasinya selama tiga pekan di Indonesia. Ia meyakini ada beberapa hal yang menghambat prestasi sepakbola Indonesia. “Saya sudah melihat beberapa pertandingan, berbicara dengan beberapa praktisi sepakbola dan saya pikir sudah bisa menarik kesimpulan,” tuturnya kepada wartawan.

“Mohon maaf, tapi saya sangat terkejut begitu sedikit fasilitas sepakbola di Indonesia, kualitas lapangan dan stadion di sini juga sangat buruk. Anda harus membayar lapangan dengan tarif yang tidak murah dan hal itu jadi penghambat kemajuan sepakbola di sini,” tambahnya.

Pieter berharap Indonesia memiliki lapangan sederhana namun berkualitas serta di dukung pula dengan pencahayaan yang baik pada malam hari agar sesi latihan bisa tetap dilakukan. Pieter tidak terlalu memikirkan Indonesia membangun stadion yang megah ataupun ruang ganti yang mewah.

Pada saat yang sama, Ganesha Putra selaku praktisi sepakbola mengungkapkan bahwa minat membangun stadion lebih besar dibandingkan dengan fasilitas untuk latihan. Hal tersebut dipandangnya menjadi salah satu faktor yang menyebabkan perkembangan pembinaan sepakbola usia muda jalan di tempat.

Ganesha mengingatkan agar memprioritaskan lapangan latihan diatas stadion tutupnya. (fie)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Selamat! Pasangan Bulutangkis Fajar/Rian Juarai All England

By Rachel
Fokus

Absurditas Politisasi Dunia Olahraga pada Kasus Krisis Ukraina

By Farid
Indonesiana

Pemerintah Tolak Hasil KLB Kubu Moeldoko, AHY Enggan Minta Maaf ke Jokowi

By Rachel
Dari Redaksi

Sepakbola Piala Menpora dan Upaya Mendobrak Mitos

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account