Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Olahraga

Kalahkan Yunani, Kosta Rika Tantang Belanda di Delapan Besar

Published 30/06/2014 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

kostagettyRecife, LiputanIslam.com, — Kosta Rika kembali menunjukkan trend positif sekaligus menasbihkan diri sebagai kejutan terbesar Piala Dunia 2014. Setelah menciptakan “neraka” bagi dua raksasa Eropa, yaitu Inggris dan Italia –sehingga keduanya tersingkir dari babak grup–, Kosta Rika kembali membuat sensasi dengan maju ke babak delapan besar perhelatan tersebut.

Pada pertandingan di Arena Pernambuco, Recife, Senin (30/6/2014) dinihari WIB, Kosta Rika menyingkirkan wakil Eropa yang juga juara Piala Eropa 2004 Yunani lewat adu tendangan penalti. Babap penalti diogelar karena selama waktu normal hingga perpanjangan waktu, kedua tim berbagi angka 1-1.

Kedua tim tampil saling menekan sepanjang pertandingan berlangsung. Seperti yang dilaporkan detik.com, Yunani nyaris unggul pada menit ke-37 ketika umpan silang Jose Cholevas dari sisi kiri bisa dijangkau oleh Dimitris Salpigidis yang berdiri di mulut gawang. Beruntung buat Kosta Rika, sontekan Salpingidis dihalau oleh Navas.

Sampai babak pertama selesai, kedua tim belum mampu mengakhiri kebuntuan. Skor 0-0 belum berubah.

Dua menit setelah restart, Yunani mendapatkan peluang lagi. Georgios Samaras menyambut tendangan bebas Cholevas dengan sundulan, tapi sundulannya mengarah tepat ke pelukan Navas.

Gol akhirnya tercipta pada menit ke-52. Ruiz membawa Kosta Rika memimpin 1-0 setelah tembakan mendatarnya meneruskan umpan Christian Bolanos menjebol gawang Yunani.

Kosta Rika kehilangan satu pemainnya pada menit ke-66. Oscar Duarte harus meninggalkan lapangan lantaran menerima kartu kuning kedua. Situasi ini menguntungkan Yunani yang tengah berusaha mengejar ketertinggalan.

Usaha Yunani untuk menyamakan skor baru membuahkan hasil saat laga memasuki menit pertama injury time. Berawal dari tembakan Theofanis Gekas yang diblok Navas, Sokratis Papastathopoulos menyambar bola muntah untuk mengubah kedudukan jadi 1-1.

Beberapa saat kemudian, Yunani malah nyaris berbalik memimpin. Namun, Navas secara luar biasa mementahkan sundulan Kostas Mitroglou. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal habis.Skor ini bahkan terus bertahan hingga extra time habis. Untuk menentukan pemenang, adu penalti pun dilakukan.

Dalam adu penalti, dewi fortune berpihak kepada Kosta Rika. Kosta Rika menang 5-3 setelah semua eksekutor mereka, yaitu Celso Borges, Bryan Ruiz, Giancarlo Gonzalez, Joel Campbell, dan Michael Umana menjalankan tugas dengan baik. Di kubu Yunani, cuma Kostas Mitroglou, Lazaros Christodoulopoulos, dan Jose Cholevas yang berhasil, sedangkan Theofanis Gekas gagal.
Pada babak delapan besar, perjuangan Kosta Rika akan diuji oleh raksasa Eropa lainnya, yaitu Belanda, yang pada pertandingan lainnya menghempaskan Meksiko dengan skor 2-1.

Belanda Menang Dramatis

Belanda-vs-Meksiko-1-640x360Pada pertandingan babak perdelapan final lainnya, Belanda secara dramatis mengalahkan Meksiko dengan skor 2-1. Pada pertandingan yang digelar di Estadio Governador Placido Aderaldo Castelo, Fortaleza, Minggu (29/6/2014) malam, kemenangan Belanda ditentukan oleh ekseskusi penalti Klaas Jan Huntelaar pada menit keempat injury time.

Liputan6 melaporkan, pada laga ini, Belanda tampil buruk di babak pertama. Meksiko lah yang mendapat beberapa peluang emas. Beruntung bagi Belanda karenatidak ada gol yang terciptahingga turun minum.

Tiga menit setelah jeda, kebuntuan Meksiko akhirnya terpecahkan. Giovani Dos Santos berhasil menjebol gawang Belanda. Tendangan mendatar kaki kiri dari luar kotak penalti Dos Santos tak mampu dibendung kiper Jasper Cillessen. Bagi Dos Santos ini merupakan gol pertamanya untuk Meksiko dalam kurun dua tahun terakhir.

Papan skor seharusnya berimbang 1-1 di menit 58 andai kiper Guillermo Ochoa tidak tampil gemilang di bawah mistar gawang Meksiko. Ochoa menepis sundulan dari Stefan de Vrij sehingga bola cuma mengenai tiang gawang.

Ochoa kembali menyelamatkan Belanda di menit 73. Kali ini pemain Ajaccio itu mampu memblok tendangan kaki kanan Arjen Robben.

Untuk menambah daya gedor, Van Gaal memasukkan Huntelaar menggantikan Robin Van Persie yang tampil buruk.

Keputusan ini terbukti jitu. Pada menit 87 Belanda akhirnya bisa menyamakan skor. Sepak pojok Robben diteruskan Huntelaar dengan sundulan ke arah Sneijder. Pemain Galatasaray itu melepaskan tendangan setengah voli yang gagal dibendung Ochoa. Papan skor pun berimbang 1-1.

Petaka menimpa Meksiko di menit keempat masa injury time. Kapten Rafael Marquez melakukan kesalahan dengan melanggar Robben di kotak penalti. Wasit pun langsung menunjuk titik putih.

Huntelaar yang dipercaya sebagai algojo tanpa kesalahan berhasil memperdaya Ochoa guna membawa Belanda balik memimpin.

Waktu yang sudah sedikit membuat Meksiko gagal menyamakan skor. Belanda akhirnya unggul 2-1 dan berhak ke perempatfinal, untuk menghadapi kuda hitam Kosta Rika.
Dengan hasil-hasil ini, sudah ada empat negara yang lolos ke babak delapan besar, yaitu Brasil, Kolombia, Belanda, dan Kosta Rika. Empat tempat tersisa akan diperebutkan oleh delapan negara, yaitu Perancis, Swiss, Argentina, Nigeria, Jerman, Amerika Serikat, Belgia, dan Aljazair. Mereka akan saling bentrok dalam laga hidup mati: Perancis vs Nigeria, Argentina vs Swiss, Jerman vs Aljazair, dan Belgia vs Amerika. (by)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Selamat! Pasangan Bulutangkis Fajar/Rian Juarai All England

By Rachel
Indonesiana

Pemerintah Tolak Hasil KLB Kubu Moeldoko, AHY Enggan Minta Maaf ke Jokowi

By Rachel
Indonesiana

Ketum PSSI Ajak Timnas U-16 Tidak Gentar di Piala Asia 2020

By Fadel
Indonesiana

PSSI Tegaskan Shin Tae Yong Bebas Pilih Pemain Timnas

By Fadel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account