[Video:] Tiga Orang Israel Tewas Diserang Pejuang Palestina

0
654

Tel Aviv, LiputanIslam.com  Tiga pemukim Zionis Israel tewas dan empat lainnya terluka akibat serangan seorang pria Palestina yang dilakukan dengan menggunakan kapak di daerah Elad, timur Tel Aviv, Kamis malam (5/5), menurut Kantor Berita Palestina, Maan.

Maan mengutip laporan radio Israel bahwa pelaku serangan itu tertembak, sementara surat kabar Yedioth Ahronoth mengabarkan bahwa polisi Israel sedang memburu mobil yang dicurigai, karena berbalik arah dari lokasi kejadian.

Penghalang jalan didirikan di lokasi tersebut, dan sebuah helikopter polisi mengejar salah satu kendaraan yang dicurigai.

Walikota Elad saat berbicara di televisi Israel Channel 12 mengimbau warga Israel untuk tinggal di rumah mereka sementara pasukan keamanan melanjutkan pekerjaan mereka di daerah tersebut.

Dilaporkan bahwa pasukan Israel mengejar pelaku serangan yang diduga lebih dari satu orang.

Radio militer Israel menyebutkan bahwa seorang tersangka dalam serangan itu sedang dikejar di Elad dan tampaknya dia menggunakan kapak dalam serangannya, sementara media Israel menyiarkan gambar-gambar awal dari lokasi peristiwa.

Polisi menjelaskan, operasi tersebut dilakukan secara berganda dengan cara menembak dan menggunakan senjata berwarna putih.

Polisi mengerahkan barikade di sepanjang arteri di dekat lokasi serangan di Elad.

Sumber Israel mengatakan bahwa polisi menggunakan helikopter setelah gagal menjangkau pelaku secepatnya. Polisi mencari kendaraan yang terlihat melarikan diri dari lokasi peristiwa, dan ada kekhawatiran terhadap kemungkinan terjadinya serangan lain.

Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, menyebut serangan orang Palestina itu “bagian dari kemarahan bangsa kami atas serangan rezim pendudukan (Israel) terhadap tempat-tempat suci.”

Dia menjelaskan, “Penyerbuan Masjid Al-Aqsa tidak bisa dibiarkan begitu saja. Operasi heroik di Tel Aviv hari ini adalah implementasi praktis dari apa yang diperingatkan oleh kubu resistensi bahwa Al-Aqsa adalah garis merah.”

Hazem menambahkan,”Kami menghadapi kondisi perjuangan yang terintegrasi dan berkelanjutan di semua tempat di mana orang-orang Palestina berada. Rezim pendudukan tak dapat menekan garis depan di Gaza, Tepi Barat dan bagian dalam pendudukan (Israel).”

Gelombang serangan yang melanda di Israel sejak akhir Maret lalu telah menewaskan 14 orang. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Mendapat Ancam Keras, Israel Tempatkan Kubah Besi di Sekitar Quds dan Tel Aviv

Ancam Iran, Israel: Kami akan Hantam Rezim yang Mendanai Terorisme

DISKUSI: