[Video] Rudal Guncang Kawasan Dekat Reaktor Nuklir, Warga Israel Berhamburan Panik

0
1113

TelAviv, LiputanIslam.com –   Sebuah penggalan video memperlihatkan warga Israel berhamburan dan panik di malam hari mencari tempat perlindungan ketika sebuah rudal jatuh dan mengguncang di lokasi dekat komplek reaktor nuklir Dimona, dini hari Kamis (22/4).

Militer dan lembaga penyiaran Israel mengumumkan bahwa satu rudal tipe darat-ke-udara telah jatuh di dekat reaktor nuklir Dimona, padahal sejak beberapa pekan lalu Israel sudah menyiagakan sistem pertahanan udaranya untuk mengantisipasi serangan pasca insiden sabotase fasilitas nuklir Natanz Iran di mana Teheran menyalahkan Tel Aviv.

Militer Israel memastikan rudal itu diluncurkan dari wilayah Suriah, dan karena itu mereka lantas membalas dengan menyerang beberapa beterai pertahanan udara di Suriah.

Kantor berita Suriah, Sana, melaporkan bahwa serangan Israel itu menyasar kawasan sekitar Damaskus dan menyebabkan empat tentara Suriah terluka.

Radio militer Israel menyebutkan bahwa ledakan dekat reaktor nuklir Dimona terjadi akibat jatuhnya rudal pertahanan udara Suriah yang melampaui targetnya.

Israel meningkatkan status siaganya di barisan pertahanan udara dan menginstruksikan kepada pasukannya untuk menerapkan situasi darurat.

Media Israel menyebutkan bahwa Iran sebelumnya mengancam akan membalas pelaku sebotase fasilitas nuklir Natanz.

Washington Post juga menyatakan, “Insiden ledakan dekat reaktor Dimona Israel mengarah pada kemungkinan keterlibatan Iran”.

Senada dengan ini, Associated Press menyebutkan, “Iran yang memiliki pasukan proksi di Suriah sebelumnya telah mengancam akan membalas serangan terhadap instalasi nuklir Natanz.”

Middle East Online berkomentar bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara implisit telah menerima tanggungjawab atas serangan terhadap Natanz, dan ini lantas mendorong Iran untuk melancarkan serangan balasan. (mm/alalam)

Berita terkait:

[Video] Pabrik Rudal Israel Meledak, Picu Spekulasi Balasan Iran

IRGC: Poros Resistensi Terus Menempuh Langkah Besar dalam Melawan AS dan Israel

DISKUSI: