IRGC: Poros Resistensi Terus Menempuh Langkah Besar dalam Melawan AS dan Israel

0
313

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Brigjen Esmail Qaani, menegaskan bahwa Poros Resistensi setiap hari menempuh langkah besar dalam berjuang melawan AS dan Israel.

Pernyataan itu disampai Qaani di Isfahan, Selasa (20/4),  di sela-sela prosesi pemakaman  mantan wakil komandan Pasukan Quds IRGC Sayid Mohammad Hejazi yang meninggal dunia akibat dampak senjata kimia yang sudah sekian dekade dideritanya, yaitu sejak perang Iran-Irak tahun 1980-1988 yang disebut Iran sebagai era “Pertahanan Suci”.

“Syahid Hejazi termasuk tokoh istimewa yang telah belajar makna pengorbanan dan jihad di ranah ilmu dan jihad bersama rekan-rekannya,” ungkap Qaani.

Brigjen Mohammad Hejazi

Penerus jenderal legendaris Iran Qasem Soleimani ini menyebutkan bahwa di masa pra-revolusi Islam Iran Hejazi adalah sosok yang gigih berjuang melawan “rezim thaghut” Syah Reza Pahlevi serta eksis di berbagai bidang revolusi dan era Pertahanan Suci.

“Beliau memimpin pasukan relawan selama 10 tahun, melampaui perbatasan negara dalam melatih pasukan Poros Resistensi, dan telah memulti-nasionalkan bidang ini,” lanjutnya.

Jenderal Qaani lantas menegaskan, “Kelompok-kelompok yang tergabung dalam Poros Resistensi di Iran, Libanon, Suriah, Irak, dan Yaman serta para pejuang resistensi lainnya setiap hari menempuh langkah besar dalam menghadapi musuh, termasuk AS dan Israel, dan akan terus melanjutkan kebangkitan ini.” (mm/alalam)

Baca juga:

Israel Bergembira atas Wafatnya Seorang Jenderal Iran, Ini Tanggapan Sengit Komandan IRGC

Teheran Resmi Tanggapi Rumor Perundingan Iran-Saudi di Baghdad

DISKUSI: