[Video] Presiden AS Tertidur Ketika PM Israel Usulkan Pembentukan “NATO” Anti-Iran

0
1000

TelAviv, LiputanIslam.com –  Media Israel melaporkan bahwa perdana menteri negara ilegal Zionis ini, Naftali Bennett, mengusulkan kepada Presiden AS Joe Biden pembentukan sebuah aliansi militer yang menyerupai Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dengan melibatkan Israel,  negara-negara Arab Teluk Persia dan Yordania untuk menghadapi “ancaman” Iran.

Saluran Kan, Ahad (29/8), menyebutkan bahwa pertemuan antara Bennett dan Biden di Washington pada Jumat pekan lalu membicarakan seputar “proyek pertahanan bersama Israel dengan negara-negara Teluk dan Yordania untuk perlindungan komprehensif dari ancaman Iran” dan secara mendasar mencakup “pemasangan radar dan sarana pemberi peringatan” untuk menghadapi segala bentuk ancaman udara dari Iran.

Reporter Kan dari Washington melaporkan bahwa dalam pertemuan itu Bennet mengusulkan kepada Biden pengadaan pasukan mirip NATO antara Israel dan negara-negara Teluk untuk pelaksanaan latihan-latihan menghadapi ancaman Iran.

Bennett telah pulang ke Israel, Ahad, dari kunjungan pertamanya ke AS sejak menjabat sebagai perdana menteri Israel. Dalam kunjungan ini dia telah mengadakan pertemuan dengan sejumlah pejabat senior AS, termasuk Presiden Joe Biden.

Pada September 2020 Israel menandatangani dua surat perjanjian normalisasi masing-masing dengan Uni Emirat Arab dan Bahrain dengan mediasi presiden AS saat itu, Donald Trump.

Biden Tertidur

Beberapa media melaporkan bahwa terjadi pemandangan yang aneh dalam pertemuan antara Biden dan Bennett, karena Biden tampak tertidur saat Bennett berbicara dengannya.

Dengan masker wajah dan tangan tergenggam, Biden tampak terkantuk-kantuk saat Bennett berbicara. Biden kemudian terlihat menutup mata dan menundukkan kepalanya saat Bennett menjelaskan pentingnya hubungan AS dengan Israel.

Dalam penggalan video yang beredar, Bennett terdengar mengatakan, “Namun bab lain dalam kisah indah persahabatan antara kedua negara kita: Amerika Serikat dan negara demokrasi Yahudi Israel.  Kita berdua yang berusaha berbuat baik dan harus kuat.” (mm/raialyoum/express/rt)

Baca juga:

[Video]: Menlu Iran adakan Pertemuan dengan Faksi-Faksi Palestina di Suriah

Ini Pihak yang Didukung Iran di Afghanistan

DISKUSI: