[Video]: Menlu Iran adakan Pertemuan dengan Faksi-Faksi Palestina di Suriah

0
845

Damaskus, LiputanIslam.com –  Menlu baru Iran Hossein Amir-Abdollahian mengadakan pertemuan delegasi faksi-faksi pejuang Palestina di Damaskus, ibu kota Suriah, Ahad (29/8).

Belum ada laporan lebih lanjut mengenai pokok pembicaraan di tengah kunjungan Abdollahian ke Suriah tersebut.

Sementara itu, dalam jumpa pers usai pertemuan Abdollahian dengan sejawatnya di Suriah, Faisal Mekdad, di hari yang sama, Abdollahian mengatakan, “Kami telah melakukan pembicaraan yang sangat bermanfaat dengan saudara kami  Bapak Faisal Mekdad mengenai perluasan dan penguatan hubungan seoptimal mungkin… Kedua negara sedang membuat peta perluasan kerjasama ekonomi dan perdagangan untuk menghadapi sanksi-sanksi zalim para musuh.”

Abdollahian yang sebelumnya juga berkunjung ke Irak menjelaskan bahwa kedua pihak telah membicarakan perkembangan situasi terkini regional serta menekankan pentingnya pemeranan semua negara Arab, termasuk Irak dan Suriah, dalam pengaturan baru regional di bidang politik,keamanan dan ekonomi.

Mengenai keberadaan militer AS di Timur Tengah dia menyebutnya “sama sekali tak akan membantu keamanan dan stabilitas yang solid”.

Menyinggung perkembangan situasi Afghanistan dia mengatakan, “Kami menjalin perundingan-perundingan yang dekat mengenai perkembangan di Afghanistan, dan kami meyakini pembentukan pemerintahan yang inlusif di Afghanistan sebagai solusi politik yang harus diperhatikan oleh semua pihak.”

Mengenai Rezim Zionis Israel dia mengatakan, “Kaum Zionis adalah faktor utama ketidak amanan di kawasan. Para Zionis menjadikan umat Islam, umat Kristen dan bahkan umat Yahudi di tanah bersejarah Palestina sebagai tawanan.”

Laporan lain dari Suriah menyebutkan tentara negara ini telah menggempur posisi-posisi para teroris di Provinsi Daraa hingga menewaskan enam teroris.

Terkait dengan serangan ini tentara Suriah dalam statemennya menegaskan bahwa kesabaran mereka terhadap kawanan teroris telah habis, dan bahwa serangan itu dilancarkan karena kawanan itu enggan direlokasi dari Daraa ke wilayah utara negara ini. (mm/alalam/fna)

Baca juga:

Ini Pihak yang Didukung Iran di Afghanistan

Kenapa Teror Yahya al-Sinwar Jadi Prioritas Israel?

DISKUSI: