[Video:] Pertama Kali, IRGC Tunjukkan Video Detail Gempuran Rudalnya ke Kurdistan Irak

0
630

Teheran, LiputanIslam.com   Untuk pertama kalinya, pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menunjukkan video detail serangan rudal dan dronenya ke beberapa target di wilayah Kurdistan Irak, sementara Kemlu AS menyatakan satu orang AS tewas akibat serangan ini.

Angkatan Darat (AD) IRGC, Kamis (29/9), menyatakan bahwa serangan itu ditujukan terhadap kelompok-kelompok separatis yang terlibat dalam gelombang kerusuhan  yang terjadi di Iran pasca kematian Mahsa Amini.

AD IRGC menekankan bahwa serangan itu dilakukan setelah pemerinta semi otonomi Kurdistan Irak tidak mengindahkan peringatan agar menutup markas-markas kelompok-kelompok separatis tersebut.

AD IRGC dalam sebuah pernyataan menegaskan pihaknya menuntut “pemerintah pusat Irak dan pemerintah regional Irak utara memikul tanggung jawab mereka di hadapan Republik Islam Iran sebagai tetangga mereka.”

Sembari menyatakan bahwa serangan rudal dan drone itu menerjang dan menghancurkan sebagian besar target, AD IRGC memastikan bahwa serangan demikian masih akan berlanjut sampai senjata kelompok-kelompok itu terlucuti.

Komandan AD IRGC, Brigjen Mohammad Pakpour, mengumumkan bahwa tak kurang dari 73 rudal balistik permukaan-ke-permukaan dan puluhan drone telah ditembakkan dan menghantam markas-markas “teroris” di Kurdistan Irak.

Dia  menjelaskan bahwa pemboman markas-markas di Irak utara itu dilakukan dengan presisi, dan target yang ditentukan tersebar di 42 lokasi, yang sebagian di antaranya berjarak 400 kilometer satu sama lain.

Pakpour menekankan bahwa “serangkaian operasi demikian akan berlanjut sampai senjata kelompok teroris terlucuti,” dan bahwa “target yang dipilih pastilah terkait dengan kelompok-kelompok anti-Iran”.

Sehari sebelumnya, IRGC mengumumkan pihaknya telah “melancarkan serangan yang mencakup serangan rudal dan drone di markas organisasi teroris anti Iran di Kurdistan Irak”, dan menekankan “dimulainya fase baru operasi militer terhadap pusat-pusat organisasi-organisasi itu di wilayah Kurdistan Irak.”

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa satu orangnya tewas akibat serangan Iran ke wilayah Kurdista Iran.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Vidant Patel mengatakan, “Kami dapat mengkonfirmasi bahwa satu orang Amerika tewas akibat serangan rudal di Kurdistan Irak.”

Dia enggan memberikan rincian lebih lanjut dengan alasan “undang-undang privasi”.

Sejak Sabtu, AD IRGC melancarkan serangkaian serangan terhadap kelompok-kelompok bersenjata yang berbasis di Kurdistan Irak, termasuk kelompok yang disebut Partai Komala, yang telah memperoleh pijakan kuat di wilayah yang berbatasan dengan Iran.

Angkatan Bersenjata Iran, khususnya IRGC, telah berulang kali memperingatkan bahwa mereka tidak akan pernah mentolerir kehadiran dan aktivitas kelompok-kelompok teroris di sepanjang perbatasan barat laut dan akan memberikan tanggapan yang kuat dan tegas jika terjadi aktivitas anti-keamanan. (mm/raialyoum/almayadeen/fna)

Baca juga:

[Video:] Pasukan Iran Mengamuk, 70-an Rudal dan Drone Kamikaze Dihujankan ke Kurdistan Irak

Kerusuhan Mereda di Iran, Media dan Badan Keamanan Israel Kecewa Berat

 

DISKUSI: