[Video:] Penampakan Latihan Perang Besar-Besaran Pasukan Iran di Laut Oman

0
1201

Teheran, LiputanIslam.com –  Angkatan Bersenjata Iran, Ahad (7/11), mulai menggelar latihan militer besar-besaran di wilayah pesisir tenggara Iran dan zona angkatan laut di Laut Oman dengan melibatkan semua unit udara, pasukan khusus, dan brigade reaksi cepat.

Latihan perang bersandi Zolfaqar-1400 itu meliputi kawasan seluas lebih dari satu juta kilometer persegi, yang membentang dari bagian timur Selat Hormuz hingga ujung utara Samudra Hindia dan sebagian Laut Merah.

Pasukan infanteri Angkatan Bersenjata, unit lapis baja, resimen mekanik, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Pertahanan Udara telah mengambil bagian dalam tahap utama latihan militer itu.

Juru bicara latihan militer Laksamana Muda Mahmoud Mousavi mengatakan unit taktis dan pesisir dalam latihan perang telah menggunakan berbagai peralatan perang elektronik dan drone, termasuk berbagai jenis drone buatan dalam negeri seperti Ababil-3, Yasir, Sadeq, Mohajer-4 dan Simorgh, selain pesawat P3F, RF4, dan Boeing 707.

Mousavi mengapresiasi kontinyitas komunikasi selama latihan, dan menyebutkan bahwa unit pertahanan udara menghadapi target musuh buatan.

Juru bicara itu juga mengatakan latihan itu membawa pesan bagi negara-negara regional sebagai persiapan untuk penggalangan perdamaian dan persahabatan berdasarkan kapasitas intra-regional.

Dia menambahkan bahwa sejarah telah membuktikan bahwa para aktor ekstra-regional menyukai perang dan kacaunya keamanan di kawasan tersebut.

Sehari sebelumnya, Wakil Panglima Angkatan Bersenjata untuk Urusan Koordinasi Laksamana Habibollah Sayyari dalam konferensi pers menyebutkan bahwa latihan militer itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tempur dan pertahanan unit Angkatan Bersenjata dalam melindungi integritas wilayah negara.

Sayyari juga mencatat bahwa pasukan Iran akan mendemonstrasikan kekuatan Republik Islam di perairan terpencil selama latihan perang itu, dan memperingatkan musuh bahwa segala bentuk agresi terhadap Iran akan mendapat “balasan yang menghancurkan” dari Angkatan Bersenjata Iran.

Angkatan Bersenjata Iran menggelar latihan militer rutin sepanjang tahun.

Pakar dan teknisi militer Iran dalam beberapa tahun terakhir telah menempuh langkah-langkah besar dalam pengembangan dan produksi berbagai alusista sehingga praktis membuat Angkatan Bersenjata Iran  menjadi mandiri.

Para pejabat Teheran telah berulang kali menegaskan bahwa Iran tak ragu dalam memperkuat kemampuan militernya dengan tujuan semata demi pertahanan sehingga juga tidak akan dapat dikaitkan dengan perundingan nuklir. (mm/tasnim/mna)

Baca juga:

“Pesan Serius untuk Musuh”, Militer Iran Gelar Latihan Perang Besar-Besaran

Iran Perkaya Uranium dengan Jumlah yang Tak Dapat Dilakukan Kecuali oleh Pemilik Senjata Nuklir

DISKUSI: