[Video:] Pasukan Yaman Tembak Jatuh Drone Pengintai Buatan AS di Jizan

0
999

Sanaa, LiputanIslam.com –   Pasukan Ansarullah (Houthi) Yaman telah menembak jatuh pesawat nirawak atau drone pengintai jenis RQ-20 buatan AS di wilayah Jizan di bagian selatan Arab Saudi.

Media Perang Yaman, Kamis (7/10), memublikasi rekaman video yang memperlihatkan serpihan drone itu tergeletak di atas tanah setelah ditembak oleh pasukan Yaman.

Sebelumnya, juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman yang bersekutu dengan Ansarullah, Brigjen Yahya Saree, mengumumkan bahwa sistem pertahanan udara Yaman berhasil merontokan RQ-20 milik Angkatan Udara Saudi ketika pesawat nirawak buatan AS itu sedang menjalankan “misi agresif” di angkasa front Jizan.

Dia juga menyebutkan bahwa pesawat nirawak itu ditembak dengan menggunakan senjata yang sesuai.

Pasukan Yaman sudah berulang kali menembak jatuh drone-drone yang diterbangkan oleh pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi.

Pada 27 September lalu, pasukan Yaman menembak jatuh drone Scan Eagle buatan AS milik Arab Saudi di angkasa Provinsi Ma’rib, Yaman.

Pada 14 Agustus lalu Ansarullah dan sekutunya juga telah merontokkan sebuah drone dari jenis yang sama dengan rudal darat-ke-udara di daerah yang juga sama.

Sebelum itu, pada 20 dan 22 Juni, mereka juga menembak jatuh drone pengintai jenis yang sama di angkasa kawasan Al-Mashjah, distrik Sarwah, Provinsi Ma’rib.

Yaman dilanda perang sejak tujuh tahun silam antara kubu Ansarullah dan kubu presiden pelarian Abd Rabbuh Mansour Hadi.  Ansarullah yang didukung tentara Yaman menguasai Sanaa, ibu kota Yaman, sejak 2014, selain beberapa provinsi lain.

Sejak Maret 2015 pasukan koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi dan didukung AS, Israel dan negara-negara Barat melancarkan intervensi militer ke Yaman untuk membela kubu Mansour Hadi dengan asumsi bahwa Ansarullah dapat segera dikalahkan, namun sekarang Ansarullah yang didukung Iran justru semakin tangguh. (mm/alalam)

Baca juga:

Ansarullah Rontokkan Drone Canggih Scan Eagle Buatan AS di Ma’rib

Ansarullah Rebut Pangkalan Militer Penting di Ma’rib, Sejumlah Komandan Sekutu Saudi Kabur

DISKUSI: