Ansarullah Rebut Pangkalan Militer Penting di Ma’rib, Sejumlah Komandan Sekutu Saudi Kabur

0
312

Ma’rib, LiputanIslam.com –   Beberapa sumber pemberitaan melaporkan bahwa bersamaan dengan semakin mendekatnya pasukan Ansarullah (Houthi) ke kota Ma’rib, ibu kota Provinsi Ma’rib, sekelompok komandan pasukan lawannya yang bersekutu dengan Arab Saudi kabur dari kota tersebut.

Sumber-sumber itu menyebutkan bahwa semakin banyak wilayah provinsi Ma’rib jatuh ke tangan Ansarullah, dan para komandan itu telah kabur meninggalkan Komplek Pemerintahan yang merupakan markas pasukan pemerintahan presiden pelarian Abd Rabbuh Mansour Hadi.

Menurut sumber-sumber itu, dalam beberapa hari terakhir, para komandan tersebut telah memindahkan keluarga mereka ke Turki, Mesir dan Oman.  Sebagian di antara komandan itu terluka dalam pertempuran melawan Ansarullah, dan kondisi mereka itu menjadi kesempatan bagi untuk keluar dari Yaman bersama keluarga.

Salah satu komandan di antaranya adalah Husain Al-Haddad yang terluka di front selatan Ma’rib dan kemudian bertolak ke Kairo bersama keluarganya.

Selasa lalu tentara Yaman yang bersekutu dengan Ansarullah berhasil merebut Pangkalan Umm Raish di daerah Al-Joubah. Pangkalan tersebut merupakan salah satu pangkalan terpenting pasukan Hadi di provinsi Ma’rib.

Dalam beberapa hari terakhir tentara Yaman tersebut berhasil menguasai beberapa wilayah penting di tiga provinsi Ma’rib, Shabwah dan Al-Baida.

Pada Selasa lalu, pasukan kubu Sanaa itu berhasil merebut dan mengendalikan dua daerah strategis Bijan dan Ain di Provinsi Shabwah di selatan Provinsi Ma’rib. Dan setelah bergerak maju di Provinsi Shabwah, pasukan itu berhasil merebut daerah Harib di Provinsi Ma’rib.

Seperti diketahui, Yaman dilanda perang sejak tujuh tahun silam antara kubu gerakan Ansarullah (Houthi) dan kubu presiden pelarian Abd Rabbuh Mansour Hadi.  Ansarullah yang didukung tentara Yaman menguasai Sanaa, ibu kota Yaman, sejak 2014, selain beberapa provinsi lain.

Sejak Maret 2015 pasukan koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi dan didukung AS, Israel dan negara-negara Barat melancarkan intervensi militer ke Yaman untuk membela kubu Mansour Hadi dengan asumsi bahwa Ansarullah dapat segera dikalahkan.

Nyatanya, Ansarullah dan tentara Yaman yang mendapat dukungan mental, asistensi, dan politik dari Iran semakin tangguh serta gencar melesatkan rudal balistik dan drone ke wilayah Saudi sebagai balasan atas blokade dan serangan udara Saudi dan sekutunya. (mm/fna)

Baca juga:

Ini Kata Para Pengamat Dunia Jika Ansarullah Yaman Berhasil Kuasai Ma’rib

Ansarullah Rontokkan Drone Canggih Scan Eagle Buatan AS di Ma’rib

DISKUSI: