[Video:] Pasukan Israel Bubarkan Masa Demonstran Palestina di Sheikh Jarrah

0
322

Quds, LiputanIslam.com –   Polisi Israel, Jumat (18/2), membubarkan para pengunjuk rasa di lingkungan Sheikh Jarrah, Quds (Yerussalem), di mana para demonstran berdatangan untuk mendukung warga Palestina yang menghadapi upaya penggusuran oleh pemukim Zionis.

Kejadian itu bermula ketika seorang pria Palestina di Quds menggelar permadani di aspal jalan dan menunaikan shalat. Belakangan, massa aktivis bergabung dengan pria itu hingga terkumpul massa dalam jumlah ratusan orang untuk aksi protes upaya penggusuran.

Polisi perbatasan Israel menindak para pengunjuk rasa sembari menunggang kuda setelah massa menolak membuka jalan, dan bentrokanpun tak terelakkan.

Polisi menyebut insiden itu sebagai “kerusuhan” dan mengatakan bahwa “para demonstran tidak mendengarkan instruksi polisi”.

Seorang fotografer AFP mengamati dua orang ditahan, namun polisi mengatakan tidak ada penangkapan yang dilaporkan.

Sebuah video beredar di Twitter disertai keterangan:  “Pasukan pendudukan Israel menyerang dan membubarkan pengunjuk rasa damai di luar rumah keluarga Salem di lingkungan Sheikh Jarrah, Yerusalem yang diduduki. Keluarga Salem menghadapi ancaman pengusiran Israel.”

Sheikh Jarrah menjadi ikon perlawanan Palestina terhadap kontrol Israel atas Quds Timur. Israel mencaplok Quds Timur setelah merebutnya dari Yordania dalam Perang Enam Hari 1967.

Lebih dari 200.000 orang Israel tinggal di Quds Timur yang dicanangkan oleh pihak Palestina sebagai ibu kota negara masa depan mereka.

Kelompok pejuang Hamas yang berkuasa di Jalur Gaza Kamis lalu memperingatkan bahwa “pelanggaran garis merah di Sheikh Jarrah” dapat “menyiapkan atmosfer untuk ledakan berikutnya”. (mm/aljazeera)

Baca juga:

Drone Hizbullah Masuk Selama 40 Menit, Militer Israel Akui Gagal Menjatuhkannya

Hamas dan Brigade Quds Peringatkan Israel Ada “Garis Merah” di Sheikh Jarrah

DISKUSI: