Drone Hizbullah Masuk Selama 40 Menit, Militer Israel Akui Gagal Menjatuhkannya

0
408

TelAviv, LiputanIslam.com –   Kelompok pejuang Hizbullah mengumumkan pihaknya telah sukses menjalankan misi pengintaian dengan menerbangkan sebuah drone selama 40 menit di angkasa Palestina pendudukan 1948 (Israel) sejauh 70 km dari perbatasan.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis saluran TV Al-Manar milik Hizbullah, Jumat (18/2), kelompok pejuang yang berbasis di Lebanon itu mengumumkan, “Hari ini kubu resistensi Islam telah melesatkan sebuah drone ‘Hassan’ ke dalam kawasan Palestina pendudukan. Drone itu terbang di kawasan target selama 40 menit dalam sebuah misi pengintaian sepanjang 70 kilometer bagian utara Palestina pendudukan.”

Hizbullah menambahkan, “Meskipun berbagai upaya beruntun telah dilakukan oleh musuh (Israel) untuk menjatuhkannya, drone Hassan dapat kembali pulang dari tanah pendudukan dengan selamat. Drone itu telah sukses melancarkan misi penting tanpa terpengaruh pergerakannya oleh semua tindakan musuh.”

Di hari yang sama, militer Israel mengakui kegagalannya menjatuhkan drone yang meluncur dari Lebanon dan menerobos zona udara bagian utara Israel.

“Dari penyelidikan awal diketahui bahwa semula pada hari ini terpantau sebuah pesawat nirawak kecil di dalam wilayah Lebanon terbang menuju wilayah Israel,” cuit militer Israel di Twitter.

Militer Israel menambahkan, “Setelah drone itu melanggar kedaulatan Israel dan terpantau melalui sistem pemantauan, helikopter dan pesawat tempur dipanggil, selain peluncuran rudal pencegat dari Iron Dome (sistem pertahanan udara), tanpa bisa mencegatnya. Setelah beberapa menit, drone kecil itu kembali ke Lebanon.”

Sementara itu, sumber keamanan dan saksi Reuters mengatakan bahwa ledakan terdengar di Beirut dan kemungkinan besar disebabkan oleh pesawat Israel yang terbang di langit ibukota Lebanon.

Sumber keamanan mengatakan bahwa pesawat Israel terbang pada ketinggian rendah di angkasa Beirut. Seorang saksi mata Reuters mengaku melihat dua pesawat terbang di langit di angkasa Beirut.

Reporter Al-Alam juga melaporkan peristiwa itu dan bahkan merekam dua jet tempur Israel terbang rendah di angkasa Beirut beberapa jam setelah Hizbullah menerbangkan pesawat nirawaknya ke wilayah Israel.

Rabu lalu Sekjen Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah menyatakan bahwa Hizbullah memroduksi drone dan mampu memodifikasi ribuan rudal biasa menjadi rudal berpresisi.

“Sudah sekian lama kami mulai memroduksi drone di Lebanon, dan orang yang berminat membeli silakan mengajukan permohonan,” ungkapnya dalam sebuah pidato pada peringatan mengenang para martir.

Dia juga menegaskan,  “Kami sudah memiliki kemampuan mengubah ribuan rudal kami menjadi rudal berpresisi,  kami sudah memulai hal itu sejak beberapa tahun silam, kami telah mengubah sejumlah besar rudal kami menjadi rudal presisi,  kami tak perlu mendatangkannya dari Iran. (mm/raialyoum/alalam)

Baca juga:

Hizbullah Curiga AS Buka Celah untuk Normalisasi Lebanon dengan Israel

[Video:] Sayid Nasrallah: Hizbullah Membuat Drone dan Sanggup Menyulap Rudal Biasa Menjadi Rudal Presisi

DISKUSI: