[Video:] Parah, Bermaksud Buktikan Kehebatan Intelijennya di Yaman, Saudi Malah Comot Film Buatan AS

0
50

Sanaa, LiputanIslam.com –  Kebohongan publik kembali dilakukan oleh pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi untuk mengesankan kehebatannya dalam menginvasi Yaman dan memerangi kelompok Ansarullah (Houthi).

Kali ini kebohongan itu tergolong fatal dan menjadi skandal yang sangat memalukan. Betapa tidak, hanya demi mengesankan kehebatannya dalam melakukan operasi intelijen anti-Ansarullah, pasukan koalisi tak segan-segan mencomot begitu saja  penggalan video dari sebuah film “dokumenter” Amerika Serikat (AS) berjudul “Severe Clear” yang dirilis pada tahun 2010.

Severe Clear disutradarai oleh Kristian Fraga serta dibintangi dan menggunakan rekaman mentah Lettu Mike Scotti dari Perusahaan US Marine Corps Bravo, Batalyon Pertama Marinir ke-4.  Film ini mengeksplorasi perjalanan Marinir ke Baghdad selama invasi 2003 ke Irak.

Jubir Koaliasi Arab pimpinan Saudi, Brigjen Turki Al-Maliki, dalam jumpa pers, Sabtu (8/1), memperlihatkan penggalan video dari film itu sembari menyebutkan bahwa Pelabuhan Hudaydah telah menjadi gerbang masuknya rudal-rudal balistik Iran ke Yaman.

Saat memamerkan video itu dia mengatakan, “Kami tayangkan kepada Anda video khusus rudal-rudal balistik yang ada di Pelabuhan Hudaydah.”

Saat itu video itu tertayang, dia menjelaskan, “Ini ada di kawasan ini, di situs ini, yang sekarang tak dapat kami ungkap, di dalam Pelabuhan Hudaydah, berupa gudang untuk menampung rudal-rudal balistik, sebagaimana Anda melihat di depan Anda. Dan dari situ kemudian dipindahkan keluar dari Pelabuhan Hudaydah.”

Dia juga mengancam bahwa pasukan koalisi akan menggempur pelabuhan di Yaman itu.

Namun demikian, dengan kejelian Ansarullah, kelompok pejuang ini membongkar skandal memalukan tersebut.

Sembari memosting video tersebut, Jubir Ansarullah Mohammad Abdul Salam, Ahad (9/1), di Twitter mengumumkan bahwa Jubir pasukan koalisi Arab, Brigjen Turki Al-Maliki, telah melakukan “skandal” itu dengan “mencomot” penggalan sebuah rekaman video lawas dan memublikasikannya sebagai bukti “prestasi intelijen”.

“Dari satu skandal ke skandal lain yang lebih besar, dan dari kebangkrutan menuju kebangkrutan lain, Jubir Koalisi telah memamerkan apa yang diklaimnya sebagai situs rudal di Pelabuhan Hudaydah, padahal itu adalah pemandangan dari sebuah film yang dia comot dan disodorkan kepada publik sebagai prestasi intelijen Koalisi,” cuit Abdul Salam.

Dia menambahkan, “Dia (Turki Al-Maliki) ingin menebus kekalahannya di lapangan dengan kemenangan-kemenangan di media intelijen, kemenangan  yang palsu, hasil rekayasa dan mengundang ejekan.”

Senada dengan ini, petinggi Ansarullah Mohammad Ali Al-Houthi di Twitter menyatakan, “Sudah pernah kami katakan kepada kalian, pihak agresor (koalisi Arab – red.) adalah pihak yang melanggar dan melakukan rekayasa, sebagaimana AS berdusta dan merekayasa di Irak. Hal ini diulangi lagi di Yaman dengan keberlanjutan orang-orang  yang menjadi pengikut AS.” (mm/raialyoum/alalam)

Baca juga:

[Video:] Kebohongan Saudi Terbongkar, Yaman Tunjukkan Bukti Kapal yang Disitanya Bukan Berkargo Sipil

Media Lebanon Bongkar Hoax Israel Tembak Drone Hizbullah

DISKUSI: