[Video:] Korban Gugur Serangan Israel Bertambah Menjadi 24 Orang, Palestina Terus Membalas

0
166

Gaza, LiputanIslam.com  Puluhan orang Palestina terluka dalam serangan jet tempur Israel terhadap sebuah rumah di kamp Al Shu’ot di Rafah, Jalur Gaza selatan, pada Sabtu malam (6/8).

Pertahanan sipil dan ambulan melarikan puluhan korban luka ke rumah sakit Gaza. Belum diketahui jumlah pasti korban luka dan apakah ada yang tewas akibat pengeboman tersebut,  yang juga menyebabkan kerusakan pada beberapa rumah dan kehancuran besar di lokasi.

Pada hari Sabtu, tentara Israel mengumumkan keterbunuhan Khaled Mansour, salah seorang tokoh gerakan Jihad Islam di Gaza dalam serangan di Rafah.

Tentara Israel mengatakan: “Dalam operasi kualitatif dan gabungan dari (Pasukan Pertahanan Israel) dan Shin Bet di daerah Rafah, Khaled Mansour, komandan wilayah selatan gerakan Jihad Islam, dan salah satu pemimpin terkemuka, menjadi sasaran.”

Sebelum pernyataan itu dikeluarkan, media Israel, termasuk saluran resmi Kan, melaporkan bahwa tentara Israel telah membunuh seorang anggota terkemuka dari gerakan Jihad Islam.

Jika laporan itu benar maka pembunuhan itu tercatat sebagai pembunuhan kedua yang dilakukan Israel terhadap tokoh senior Jihad Islam di dalam Jalur Gaza dalam dua hari, setelah membunuh Taysir al-Jabari, komandan terkemuka sayap militer Jihad Islam, Brigade Al-Quds, Jumat lalu.

Namun demikian, pemimpin Gerakan Jihad Islam, Khaled al-Batsh, menepis laporan bahwa Khaled Mansour terbunuh.

Di sisi lain, Brigade Al-Quds menyatakan bahwa tokoh Gerakan Jihad Islam  Ahmad Al-Mudallal alias Abu Tariq selamat, namun seorang putranya gugur dalam serangan Israel  yang menyasar rumah keluarga Mudallal di Rafah, Sabtu. Reporter RT  menyebutkan bahwa istri Abu Tariq gugur bersama seorang anak kecil.

Untuk hari kedua berturut-turut, tentara Israel terus melancarkan serangan di Jalur Gaza, sebagai bagian dari operasi militer yang dimulai pada Jumat sore terhadap target yang disebut-sebut milik Jihad Islam,  dan menjatuhkan banyak korban gugur dan luka.

Kementerian Kesehatan Palestina pada Sabtu malam mengumumkan bahwa jumlah korban gugur bertambah menjadi 24 orang, termasuk enam anak kecil dan dua perempuan, sementara jumlah korban luka bertambah menjadi 203 orang.

Di sisi lain, Brigade Al-Quds dari Jalur Gaza terus menembakkan roket dan mortir ke berbagai kota dan daerah Israel.  Serangan itu antara lain menghantam sebuah pabrik di kota Sderot, dan sebuah bangunan di kota Ashkelon, menurut media Israel.

Brigade Al-Quds sendiri pada hari Sabtu mengumumkan pihaknya telah melesatkan 60 roket ke Tel Aviv, Bandara Ben Gurion, Ashdod, Beersheba, Ashkelon, Netivot dan Sderot.

Sebuah kamera CCTV di Israel merekam jatuhnya satu roket di sebuah jalan.

Saluran 12 Israel melaporkan bahwa “sebuah roket jatuh secara langsung ke sebuah pabrik di pemukiman Sderot, dan menyebabkan kerusakan material, tetapi tidak ada korban jiwa “, dan “rudal lain jatuh di sebuah bangunan di kota Ashkelon, juga tanpa menyebabkan jatuhnya korban.”

Saluran  ini menambahkan bahwa roket-roket yang ditembakkan oleh faksi-faksi Palestina belakangan ini jatuh di kota-kota Sderot, Ashkelon dan Ashdod, meski militer Israel berusaha menangkis serangan itu dengan sistem rudal Kubah Besi. (mm/raialyoum/alalam)

Baca juga:

Jihad Islam Tolak Hentikan Serangan Balasan

Israel Klaim Siap Gempur Gaza Selama Sepekan

DISKUSI: