Jihad Islam Tolak Hentikan Serangan Balasan

0
186

Gaza,LiputanIslam.com-Menyusul agresi terbaru Israel ke Gaza dan serangan roket yang dilancarkan pejuang Palestina sebagai balasan, Pemerintah Mesir menyatakan tengah memediasi antara kedua belah pihak.

“Kami menjalin kontak siang malam demi mengendalikan situasi Gaza dan mengupayakan kedamaian serta keselamatan jiwa dan harta rakyat,”kata Pemerintah Kairo.

Wakil Jihad Islam di Lebanon, Ihsan Ataya mengumumkan bahwa Rezim Zionis telah mengutus mediator untuk meminta ketegangan saat ini dihentikan. Namun permintaan itu ditolak Jihad Islam.

“Rezim Penjajah Israel telah melanggar garis merah. Kami berada di awal konfrontasi. Tidak ada tempat untuk bicara soal mediasi,” kata Ataya kepada al-Mayadeen.

Ataya menegaskan, Rezim Penjajah berupaya untuk memasukkan para mediator internasional demi menghentikan pembalasan pejuang Palestina.

Sehubungan dengan ini, harian Yedioth Ahronoth dalam laporannya menyatakan bahwa agresi Rezim Zionis ke Jalur Gaza dimulai di hari pertama pada Jumat 5 Agustus pukul 16.16 waktu setempat. Agresi dimulai dengan teror terhadap Komandan senior Jihad Islam, Taysir al-Jaabari. Sebanyak 14 target milik Jihad Islam menjadi sasaran dalam serangan yang menggunakan 16 ton bom dan peluru.

Harian ini melanjutkan, Tentara Israel menggunakan jet dan artileri untuk menyerang 24 target. Mereka juga menggunakan drone-drone serbu untuk mengejar sel-sel yang berafiliasi kepada Jihad Islam.

Tentara Israel mengumumkan, kubu Resistansi Palestina sejak Jumat kemarin hingga Sabtu ini telah menembakkan 160 rudal dan roket ke arah permukiman-permukiman Zionis. (af/fars)

DISKUSI: