[Video]: Diserbu Massa, Para Menteri Mansour Hadi Kabur dari Aden dengan Perahu Kecil

0
1709

Aden, LiputanIslam.com –  Para menteri pemerintahan presiden pelarian Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi yang didukung Arab Saudi terlihat kabur dari kota Aden, Yaman selatan, melalui laut dengan menggunakan perahu-perahu kecil, Selasa (16/3).

Beredar rekaman video detik-detik mereka kabur dengan menggunakan perahu kecil yang disebut-sebut menuju negara Djibouti ketika massa demonstran yang marah menyerbu dan masuk ke komplek istana Al-Maashiq di Aden yang selama ini ditempati oleh pemerintahan Mansour Hadi, sementara Aden sendiri dikuasai oleh Dewan Transisi Selatan (STC) yang didukung Uni Emirat Arab (UEA).

Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa Abdul Malik, kepala pemerintahan yang ditunjuk Mansour Hadi, dan para menterinya kabur dari Istana Al-Maashiq yang diserbu massa yang berunjuk rasa protes atas memburuknya kondisi ekonomi.

“Itulah koalisi pengecut dan pemerintahan korup… Mereka kabur, mereka kabur lewat laut, karena mereka tak sanggu berhadapan dengan rakyat… mereka kabur dari Al-Maashiq… Itulah koalisi pemerintahan yang sah,” bunyi suara dalam rekaman video dengan nada meledek.

Dilaporkan bahwa dalam peristiwa itu sebagian menteri masih berada di dalam istana sehingga terkepung oleh massa.

Salah seorang yang warga yang turut menyerbu Istana telah memublikasi video yang memperlihatkan siapa sebenarnya yang berkuasa di istana itu selama ini.

Dalam video itu terlihat pasukan Saudi berada di tengah massa demonstran, sementara pria yang merekam mereka dengan cara swavideo itu berseru, “Lihatlah tentara Saudi, merekalah yang berkuasa di istana ini, tak ada pemerintahan Hadi maupun pemerintahan pembagian kekuasaan (antara kubu Mansour Hadi dan STC). Mereka inilah yang berkuasa.”

Pria itu juga mengatakan, “Saudi dan Emiratlah yang berkuasa, menjarah kekayaan Yaman, dan membuat kondisi kehidupan Yaman selatan menjadi seperti ini.” (mm/alalam)

Baca juga:

[Video]: Keceplosan, Al-Jazeera Ungkap Mengapa Gedung Sekolah Terkena Gempuran Rudal Ansarullah

Ansharullah Sebut AS Tak Bersungguh-sungguh Wujudkan Perdamaian di Yaman

DISKUSI: