[Video:] Detik-Detik Tertembak Jatuhnya Drone Pengintai Saudi di Yaman

0
1381

Foto Arsip

Sanaa, LiputanIslam.com –  Sebuah video dari Yaman beredar dan memperlihatkan detik-detik tertembak jatuhnya pesawat nirawak pengintai milik Arab Saudi di Yaman.

Dilaporkan bahwa nirawak itu ditembak oleh tentara dan pejuang Yaman dengan rudal darat-ke-udara di kawasan Kataf, Provinsi Sa’dah.

Seperti pernah diberitakan, terkait peristiwa yang terjadi pada hari Senin lalu tersebut Jubir resmi Angkatan Bersenjata Yaman Brigjen Yahya Saree mengatakan, “Dengan pertolongan Allah, pertahanan udara telah dapat menjatuhkan pesawat mata-mata tempur jenis Wing Loong 2 buatan China milik Angkatan Udara Saudi ketika pesawat ini sedang menjalankan misi agresif di angkasa kawasan Kataf, provinsi Sa’dah.”

Dia juga menyebutkan bahwa pesawat nirawak itu ditembak jatuh dengan menggunakan “senjata yang sesuai pada saat matahari terbenam pada hari ini, dan operasi ini telah didokumentasikan dengan kamera perang”.

Sejauh ini belum ada komentar dari pihak Arab Saudi ataupun pasukan koalisi yang dipimpinannya dalam invasi militer ke Yaman.

Laporan lain dari Yaman menyebutkan bahwa untuk pertama kalinya sejak Bandara Hudaydah diblokade oleh pasukan koalisi, sebuah kapal pengangkut kontainer sedang berlayar langsung dari Jeddah, Saudi, menuju pelabuhan Yaman tersebut.

Kepala Dewan Tinggi Revolusi Yaman Mohammad Ali Al-Houthi di Twitter, Selasa, menyatakan, “Sejak diblokadenya Pelabuhan Hudaydah dan pemboman oleh pasukan koalisi AS-Saudi-Inggris-Emirat dan para sekutu mereka baru sekarang sebuah kapal kontainer bergerak langsung dari Jeddah menuju Hudaydah. Kami berharap saudara-saudara kami di sektor swasta dapat menunaikan tanggungjawabnya dan mengadakan impor melalui Pelabuhan Hudaydah, karena hal ini akan mengurangi mahalnya harga barang dan menurunkan biaya hidup warga.”

Dia menambahkan bahwa hal tersebut merupakan satu langkah yang tepat untuk membangun kepercayaan menuju perdamaian yang komprehensif.

Dia menyebutkan bahwa mulai sekarang tidaklah logis jika Saudi masih mencari-cari alasan untuk melarang kapal-kapal yang hendak mendatangi Yaman dari pelabuhan Saudi, dan memaksa mereka melintasi Djibouti.

Belum lama ini utusan PBB untuk Yaman Hans Grundberg menekankan bahwa Bandara San’a dan Pelabuhan Hudaydah harus dibuka lagi. (mm/alalam)

Baca juga:

Pertahanan Udara Yaman Rontokkan Drone Spionase Saudi

Pasukan Yaman Lancarkan Serangan Rudal dan Drone Besar-Besaran ke Wilayah Saudi

DISKUSI: