Amman, LiputanIslam.com – Seorang tokoh adat Arab Saudi melontarkan ancaman keras terhadap Amerika Serikat (AS) melalui rekaman video ringkas.
Dalam video yang beredar di tengah warganet Arab, seorang pria bernama Saud bin Fawaz al-Shaalan, yang dikenal dekat dengan Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohamed bin Salman, melontarkan ancaman itu dengan tiga bahasa sekaligus, yaitu Arab, Inggris dan Prancis, dan ditujukan kepada siapapun yang mengancam negaranya.
Dia menegaskan, “(Kepada) siapapun yang mengancam eksistensi Saudi, (ketahuilah bahwa) kami semua adalah proyek jihad dan pencarian mati syahid, ini adalah pesan saya kepada setiap orang yang mengira dapat mengancam kami.”
Al-Shaalan adalah salah tokoh suku al-Roulah dari daerah Anzah, dan memiliki kedudukan sosial yang cukup tinggi sehingga mendapat julukan “amir (pangeran)” meski bukan anggota klan al-Saud.
Ancaman melalui video itu dia sampaikan di tengah ramainya pemberitaan mengenai ancaman AS terhadap Saudi menyusul keputusan Riyadh menurun volume produksi minyak melalui OPEC. AS menganggap keputusan ini sebagai bentuk keperpihakan Saudi kepada Rusia dalam isu Perang Ukraina. (mm/raialyoum)
Baca juga: