Panglima IRGC: Serang Iran, Media Saudi akan Jadi Bumerang bagi Riyadh

0
162

Teheran, LiputanIslam.com    Panglima Korps GardaRevolusi Islam (IRGC) Iran, Mayjen Hossein Salami, memperingatkan Arab Saudi bahwa kampanye medianya yang bertujuan memicu ketegangan terkait dengan kerusuhan baru-baru ini di Iran akan menjadi bumerang bagi rezim Riyadh.

Dalam pidato sambutan di depan unit-unit Angkatan Darat IRGC yang berpartisipasi dalam latihan militer skala besar di Iran, Senin (17/10), Salami mengatakan Iran memperingatkan rezim Saudi agar “memperhatikan perilakunya dan mengendalikan medianya, atau  (jika tidak, maka) akan menjadi bumerang bagi Saudi sendiri.”

Dia mengingatkan Riyadh untuk tidak mencampuri urusan internal Iran melalui media Saudi yang berusaha menghasut para pemuda Iran.

Dia menekankan penjagaan keamanan nasional sebagai kebijakan prinsipal Iran dan mengingatkan negara tetangga bahwa Iran mengejar kebijakan persahabatan dan persaudaraan selagi pihak lain tidak memiliki rencana-rencana merongrong Iran.

Panglima IRGC menegaskan bahwa perubahan dalam geografi kawasan adalah garis merah bagi Iran.

“Kami adalah saudara dari negara dan kekuatan mana pun yang berinteraksi dengan kami dengan benar. Kami meminta tetangga kami untuk menyelesaikan masalah mereka melalui interaksi dan non- pendekatan militer,” ungkapnya.

Salami menambahkan, “Kami memiliki kepentingan di kawasan ini, dan jika ada perubahan yang terjadi di bagian mana pun di kawasan ini dan kepentingan kami terancam, maka kami tidak akan tetap netral dan akan membela kepentingan nasional kami.”

Media yang disponsori Saudi belakangan ini dinilai semakin berusaha menyudutkan Iran di tengah maraknya pemberitaan dari media Barat tentang aksi demo di Iran menyusul kematian Mahsa Amini .

Salami juga mengecam infiltrasi rezim Zionis Israel di sejumlah negara yang terletak di selatan, barat dan utara Iran. Dia mengatakan bahwa beberapa jiran Iran “mungkin berpendapat bahwa kehadiran mereka (Israel) tidak menimbulkan ancaman bagi keamanan kami (Iran), tetapi Israel  berwatak menciptakan ketidakamanan.”

Dia juga menegaskan, “Kami menyarankan negara-negara tetangga untuk tidak membiarkan Israel masuk ke wilayah Islam karena mereka (Zionis) berusaha untuk menimbulkan ketidakamanan.” (mm/presstv)

Baca juga:

Presiden Iran Tuding Presiden AS Hasut Kekacauan di Iran

Sistem Rudal “Bavar 373” Buatan Iran Masuki Babak Pertama Ujicoba Berjarak Jangkau 300 Km

DISKUSI: