Haniyeh: Hamas Tak akan Tinggal Diam terhadap Kebrutalan Israel di Quds

0
710

Gaza, LiputanIslam.com –   Kepala Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) Ismail Haniyeh menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap kebrutalan Islam di kota Quds (Yerussalem).

“Kubu resistensi tidak akan diam berpangku tangan terhadap apa yang terjadi di kota pendudukan Quds, dan kalimat kubu resistensi akan menjadi penentu keputusan dalam konfrontasi selagi rezim pendudukan tidak mundur,” ungkap Haniyeh, Senin (10/5).

Pasukan Zionis Israel sejak Senin pagi menyerbu komplek Masjid Al-Aqsa, Quds, serta menyerang jamaah Palestina dengan peluru karet, gas air mata dan granat kejut hingga menjatuhkan ratusan korban luka.

Haniyeh menegaskan bahwa Israel harus bertanggungjawab penuh atas segala dampak agresi dan kebrutalannya di Masjid Al-Aqsa.

“Kami dan bangsa kami tak akan pernah menerima berlanjutnya rencana-rencana rezim pendudukan di Quds, aksi resistensi di lapangan akan berlanjut, dan akan ada eskalasi untuk mencegah rezim upaya pendudukan dan para imigrannya untuk mencapai tujuan mereka,” tegasnya.

Haniyeh menambahkan bahwa Hamas akan “melanjutkan mobilisasi untuk menyokong dan membela Quds dan pendudukan di level politik, diplomatik, media dan kemanusiaan serta menyiapkan elemen-elemen kebertahan dan keberlanjutan”.

Tanpa menyebutkan nama negara, Haniyeh menegaskan kepada semua pihak yang berkomunikasi dengan Hamas, terutama negara-negara Arab, bahwa “rezim pendudukan tidak menghormati janji-janjinya dan tidak konsisten kepada apapun, dan rezim ini harus menghentikan aksi kejinya terhadap Quds, Al-Aqsa dan (lingkungan) Sheikh Jarrah,” ujar Haniyeh.

Bekalangan ini warga Palestina di Jalur Gaza yang dikuasai Hamas melancarkan aksi menerbangkan bom-bom balon dari wilayah tersebut ke wilayah Israel hingga menimbulkan kebakaran di beberapa wilayah Israel. (mm/raialyoum)

Baca juga:

[Video] Mencekam, Masjid Al-Aqsa Jadi Ajang Kebrutalan Pasukan Israel, 305 Orang Palestina Terluka

Lagi, 100 Warga Palestina Terluka dalam Serangan Zionis di Masjid Al-Aqsa

DISKUSI: