[Video:] Bom Bunuh Diri Terjang Masjid di Afghanistan, 46 Jemaah Muslim Syiah Terbunuh

0
721

Kabul, LiputanIslam.com –   Sedikitnya 46 orang terbunuh dan puluhan lainnya terluka akibat ledakan bom bunuh diri yang menyasar sebuah masjid di Afghanistan utara yang sedang dipenuhi oleh jemaah Muslim Syiah yang menunaikan shalat Jumat (8/10).

Kelompok teroris ISIS melalui kantor beritanya, Aamaq, mengaku bertanggungjawab dan menyebutkan bahwa pelaku serangan itu adalah seorang warga Muslim Uyghur dengan sasaran warga Muslim Syiah dan Taliban. ISIS menyatakan bahwa serangan itu dilancarkan karena kedua pihak itu bersedia mengusir orang Uyghur demi memenuhi desakan China.

Serangan itu merupakan yang terbaru dalam serangkaian pemboman dan penembakan ISIS yang menarget penguasa baru Taliban Afghanistan dan warga Muslim Syiah sejak pasukan AS dan NATO meninggalkan Afghanistan pada Agustus lalu.

Ledakan itu menghancurkan jendela Masjid Gozar-e-Sayed Abad, menghanguskan langit-langit dan menyebarkan serpihan.

Para jamaah yang menjadi sasaran serangan itu adalah warga etnis Hazara, yang telah lama menderita diskriminasi ganda sebagai etnis minoritas dan sebagai pengikut mazhab minoritas Syiah.

Juru bicara Taliban Bilal Karimi mengatakan kepada AP bahwa 46 jamaah tewas dan 143 terluka dalam ledakan itu, dan penyelidikan sedang dilakukan. Korban tewas 46 adalah jumlah yang tertinggi dalam serangan yang terjadi sejak pasukan asing meninggalkan Afghanistan.

Namun, keterangan beberapa sumber yang dikutip Al-Alam menyebutkan bahwa jumlah korban tewas bahkan mencapai hampir 100 orang, sedangkan korban luka sekira 200 orang.

Seorang ulama Syiah terkemuka, Sayed Hussain Alimi Balkhi, meminta Taliban menjamin keamanan warga Muslim Syiah Afghanistan.

“Kami mengharapkan aparat keamanan dari pemerintah memberikan pengamanan terhadap masjid-masjid karena mereka mengumpulkan senjata-senjata yang disediakan untuk pengamanan tempat-tempat ibadah tersebut,” katanya.

Dost Mohammad Obaida, wakil kepala polisi di Kunduz berjanji melindungi minoritas di provinsi tersebut. “Saya meyakinkan saudara-saudara Syiah kami bahwa Taliban siap untuk memastikan keselamatan mereka,” katanya.

Zabihullah Mujahid , jubir pemerintahan Emirat Islam yang dibentuk Taliban, menyatakan pemerintah berjanji akan mengejar dan menghukum semua orang yang bertanggungjawab atas serangan itu.

“Emirat Islam mengutuk keras aksi keji ini, dan berjanji menemukan dan menghukum para penanggungjawab kejahatan ini,” tegasnya. Dia menambahkan, “Pasukan khusus telah mendatangi lokasi ledakan, dan penyelidikan sedang dilakukan.”

Misi PBB di Afghanistan mengutuk serangan itu sebagai “bagian dari pola kekerasan yang mengganggu” yang menargetkan institusi keagamaan. (mm/ap/alalam)

Baca juga:

Pentagon Belum Beri Kompensasi kepada Warga Afghanistan Korban Serangan AS

Erdogan: Kabinet Taliban Tak Mewakili Seluruh Rakyat Afghanistan

DISKUSI: