[Video:] Ansarullah Gempur UEA, Tiga Orang Tewas, Serangan Lanjutan Menyusul

0
236

Sanaa, LiputanIslam.com –   Gerakan Ansarullah (Houthi) di Yaman mengancam akan melancarkan serangan lagi ke Uni Emirat Arab (UEA) dengan beberapa target yang lebih vital, setelah kelompok yang menguasai Sanaa, ibu kota Yaman, itu menggempur UEA dengan lima rudal balistik dan jelajah serta sejumlah besar drone, Senin (17/1).

Jubir tentara Yaman yang bersekutu dengan Ansarullah, Brigjen Yahya Saree, dalam sebuah pernyataan televisi mengumumkan bahwa serangan ke UEA tersebut menyasar Bandara Abu Dhabi, Bandara Dubai, kilang minyak di kawasan Musaffah dan beberapa target sensitif lain.

Saree memperingatkan perusahaan dan warga negara asing yang tinggal di UEA untuk “menjauhi situs-situs dan instalasi-instalasi vital demi keamanan jiwa mereka”.

“Kami tak ragu dalam memperluas sasaran hingga mencakup berbagai situs dan instalasi yang lebih penting di masa mendatang,” ancam Saree, sembari menyebutkan bahwa serangan tersebut merupakan balasan atas “agresi” UEA terhadap Yaman.

Pada hari itu, Abu Dhabi diguncang tiga ledakan tanki bensin serta terjadi kebakaran di area konstruksi baru di dekat Bandara Abu Dhabi. Sedikitnya tiga orang dilaporkan tewas dan enam lainnya luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Pemerintah UEA menyatakan bahwa serangan Ansarullah telah menyebabkan terjadinnya ledakan pada truk tanki yang menyebabkan tiga orang tewas, serta menimbulkan kebakaran di dekat Bandara Abu Dhabi.

Tentara Yaman mengaku telah melancarkan “operasi serangan berkualitas ke kedalaman wilayah UEA”. Sumber-sumber Yaman menyebutkan operasi serangan ke Abu Dhabi, ibu kota UEA, “masih berlanjut”.

Partai-partai Yaman yang tergabung dalam kelompok Liqa Mustarak (Pertemuan Bersama) memperingatkan UEA bahwa “operasi serangan itu tak akan menjadi yang terakhir jika agresi (UEA) masih berlanjut”.

Kelompok itu menegaskan, “Negara manapun yang bergerak menyerang Yaman akan mendapat balasan sengit meskipun secara geografis jauh dari perbatasan Yaman. Para pemimpin UEA harus membuat perhitungan ulang dan berhenti menyerang Yaman, karena jika tidak maka pasukan rudal dan drone Yaman akan membidik mereka”.

AS Ancam Ansarullah

Amerika Serikat (AS) berjanji untuk “menuntut pertanggungjawaban” Ansarullah.  Penasihat Keamanan Nasional Presiden AS, Jake Sullivan, mengatakan, “AS mengutuk keras serangan yang terjadi hari ini di Abu Dhabi, UEA, yang menewaskan tiga warga sipil tak berdosa.”

Dia menambahkan, “Houthi telah mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, dan kami akan bekerjasama dengan UEA dan mitra internasional kami untuk meminta pertanggungjawaban mereka.”

Menlu UEA Abdullah Bin Zayed Al-Nahyan dalam kontak telefon meminta kepada sejawatnya dari AS, Antony Blinken, supaya Washington kembali menunjuk Ansarullah sebagai organisasi teroris.

Kemlu UEA menyatakan pihaknya “berhak membalas” serangan Ansarullah terhadap Abu Dhabi.  Kemlu UEA menegaskan, “Pemerintah UEA mempertahankan haknya membalas serangan teror dan eskalasi kejahatan keji ini, Serangan keji tak akan berlalu tanpa hukuman.”

Perkembangan tersebut terjadi ketika perang di Yaman antara Ansarullah dan pasukan yang didukung UEA semakin berkobar di provinsi Shabwah bersamaan dengan berlanjutnya kecamuk pertempuran antara Ansarullah dan pasukan koalisi pimpinan Saudi di provinsi Ma’rib dan Hudaydah. (mm/raialyoum/alalam)

Baca juga:

Bantu Koalisi Saudi, Tentara AS Terlibat Langsung di Medan Tempur Ma’rib

Sanaa: Kapal UEA Angkut Senjata, Bukan Kurma atau Mainan

DISKUSI: