Sanaa: Kapal UEA Angkut Senjata, Bukan Kurma atau Mainan

0
95

Sanaa,LiputanIslam.com-Dewan Keamanan PBB telah menyeru Ansharullah untuk mengembalikan kapal Rwabee milik UEA, yang disita oleh Angkatan Laut Yaman beberapa waktu lalu.

Menanggapi seruan Dewan Keamanan itu, Wamenlu Yaman Husain al-Azzi  mengatakan,”Kapal Rwabee tidak memuat kurma atau mainan anak-anak, tapi mengangkut senjata untuk menyokong kelompok-kelompok ekstremis yang mengancam jiwa manusia.”

“Kapal ini milik negara yang berpartisipasi dalam agresi terhadap bangsa kami dan sedang memerangi kami. Kapal ini juga memasuki perairan negeri kami secara ilegal,”imbuhnya, seperti diberitakan situs Ansharullah.

Ia menyatakan, statemen Dewan Keamanan disusun berdasarkan pertimbangan finansial, dna tak ada kaitannya dengan hukum, moral, atau keamanan maritim dan perkapalan.

“Sangat disayangkan bahwa peran Dewan Keamanan telah berubah secara sangat memalukan menjadi penyesatan opini publik dan solidaritas untuk para pembunuh serta pelanggar hukum,”tandas al-Azzi.

Wamenlu Yaman menegaskan, Angkatan Laut Yaman berhak dan bisa saja menyerang kapal musuh tersebut, namun tidak melakukannya. Ia berkata,”Penghormatan terhadap kedaulatan Yaman dan zona perairannya sangat penting.”

Setelah disitanya kapal UEA pada 2 Januari lalu, AS, Eropa, Israel, dan rezim-rezim Arab dengan panik dan ketakutan memohon kepada Angkatan Bersenjata Yaman untuk membebaskan kapal UEA pengangkut peralatan militer itu, yang memasuki perairan Yaman tanpa izin.

Negara-negara ini menganggap bahwa tindakan Pemerintah Sanaa ini sebagai “ancaman terhadap pelayaran internasional di Laut Merah!”

Pemerintah Sanaa membantah versi Saudi tentang kapal UEA itu, yang diklaim hanya memuat peralatan medis. Sanaa memublikasikan film dan foto dari kapal yang menunjukkan bahwa muatannya adalah perangkat berat militer. (af/fars)

Baca Juga:

Dewan Keamanan PBB Seru Ansarullah Bebaskan Kapal UEA

Saudi Akui Berdusta, Ansharullah: Warga Sipil adalah Korban Kekeliruan Agresi ke Yaman

DISKUSI: