Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Liputan

Indahnya Merajut Persaudaraan dalam Perbedaan

Published 24/06/2020 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com-–Dalam sebuah acara bincang lintas Mazhab antara tiga kelompok Islam di Indonesia yang berlangsung pada Senin 22 Juni melalui media online, Zuhairi Misrawi mewakiliki kelompok NU mengangkat gagasan yang pernah dipopulerkan oleh K.H Ahmad Siddiq, seorang ulama Nahdhatul Ulama (NU) pernah mengatakan bahwa kita semua terikat dalam tigal lapisan persaudaraan. Tiga lapisan ini membuat kita mustahil untuk bermusuhan satu sama lain.

Tiga lapisan persaudaraan yang dimaksud adalah: Ukhuwwah Islamiyah, Ukhuwwah Wathaniyah, dan Ukhuwwah Insaniyah atau Basyariyah.

Ukhuwwah Islamiyah adalah ikatan persaudaraan yang menjadi perekat antara sesama umat Muslim, apapaun mazhab dan kelompoknya. Di Indonesia, kita mengenal adanya kelompok Ahmadiyah dan Ahlul Bait (Syiah). Kehadiran kelompok-kelompok ini tidak langsung menjadikan kita terpisah, karena pada dasarnya kita masih dalam satu perahu besar persaudaraan yang bernama Islam.

Zuhairi Misrawi (Gus Mis) mengatakan bahwa apapun mazhab dan kelompok kita, pada dasarnya kita semua adalah seorang Muslim. Atas dasar persamaan sebagai sesama Muslim itu, seharusnya tidak ada lagi di antara umat Muslim yang mengkafirkan dan menyegel masjid sesama umat Muslim.

Perbedaan yang terjadi di dalam Islam, kata Gus Mis, akan menjadi indah jika dipandang secara positif.

Gus Miftah, sebagai perwakilan kelompok Ahlul Bait (Syiah), mempertegas indahnya perbedaan ini dengan mengutip kisah toleransi yang ditunjukkan oleh Imam Syafi’i dan Imam Malik.

Suatu ketika, Imam Syafi’i berkunjung ke tempat Imam Malik. Dalan fiqih, kedua imam mazhab ini berbeda. Imam Syafi’i meyakini adanya qunut dalam shalat subuh, sementara Imam Malik tidak. Sebelum berkunjung, Imam Syafi’i berpesan kepada pengikutnya agar sesampainya di tempat Imam Malik dan saat waktu subuh tiba, agar tidak melaksanakan qunut. Imam Malik juga memberikan pesan serupa kepada pengikutnya untuk melaksanakan qunut lantaran akan dikunjungi oleh Imam Syafii. Maka, pada saat waktu subuh tiba, terjadilah peristiwa toleransi yang begitu indah, saat Imam Syafi’i dan para pengikutnya tidak melaksanakan qunut, sementara Imam Malik dan para pengikutnya melaksanakan qunut.

Apabila, Ukhuwwah Islamiyah kurang kuat untuk merajut persaudaraan kita, maka kita semua bisa bersaudara dengan dasar Ukhuwwah Wathaniyah. Ukhuwwah Wathaniyah adalah persaudaraan yang didasarkan atas kesamaan tanah air.

Ruang lingkup persaudaraan pada tingkat ini memiliki cakupan yang lebih luas. Persaudaraan yang seharusnya terbangun tidak saja pada sesama umat Muslim, tapi juga sesama rakyat Indonesia, meliputi suku-suku.

Bahkan Gus Mis mengatakan , “ Cinta tanah air itu adalah bagian dari Iman.” Artinya, kecintaan kita kepada saudara sebangsa dan setanah air akan semakin memperkokoh keimanan kita.

“Umat Islam sebagai mayoritas di Indonesia harus merangkul berbagai kelompok, suku, dan aliran untuk sama-sama membangun negeri. Karena jika terus berkonflik dan terpecah belah, maka kita tidak akan bisa membangun peradaban yang besar.” Jelas Gus Mis.

Apabila dua fondasi persaudaraan, Ukhuwwah Islamiyah dan Wathaniyah, masih belum cukup untuk membuat kita bersaudara satu sama lain, maka ada Ukhuwwah Insaniyah yang akan mempersatukan kita semua sebagai sesama manusia. Jika kita sulit menerima orang lain karena agama atau tanah airnya, maka setidaknya kita bisa menerima mereka atas dasar kesamaan manusia.

Sebagai perwakilan kelompok Ahmadiyah, Maulana Saifullah, mempertegas pendirian Ahmadiyah yang membangun dasar persaudaraan dalam lingkup yang paling luas, sebagai sesama manusia. Jadi, dalam Ahmadiyah, persaudaraan itu tidak hanya dibatasi oleh aliran agama atau bangsa saja. (HA/LiputanIslam.com)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Filsafat Islam sebagai Way of Thinking, Solusi Menghadapi Problema Sosial di Era Industri 5.0

By Farid
Liputan

Mencari Keadilan untuk Novel Baswedan

By Fadel
Liputan

Bincang Rumi: Tetap Bersama Meski Berbeda

By Fadel
Liputan

[Liputan] Habib Hasan Syueb, Ulama yang Mewariskan Kebaikan

By Farid
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account