Zarif Sindir Pedas AS yang Mengklaim Masih Bagian dari JCPOA

0
120

Teheran,LiputanIslam.com-Menlu Iran Mohammad Javad Zarif menanggapi sejumlah klaim AS terkait JCPOA dan Resolusi 2231. Dia mengatakan kepada para wartawan, klaim-klaim bodoh para pejabat AS bukan hal baru.

“Tidak perlu heran jika orang yang menyarankan bahan disinfektan sebagai obat pencegah Corona (Trump), akan mengaku negaranya masih merupakan bagian dari perjanjian JCPOA. Padahal ia sendiri telah keluar secara resmi dan menyatakan telah mengakhiri partisipasinya di perjanjian tersebut,”kata Zarif.

Menlu Iran mengingatkan, bahkan para sekutu AS sendiri menyatakan bahwa argumen Washington tidak bisa diterima.

“Brian Hook mengklaim bahwa JCPOA sudah tidak tersisa. Ini bukan urusan dia. Yang penting adalah urusan antara Iran dan negara-negara yang masih bertahan di JCPOA,”lanjutnya.

“Iran telah menjalankan komitmennya di JCPOA. Anggota-anggota lain JCPOA tinggal memperbaiki kelakuan mereka. Setelah itu, kita bersama-sama akan menjalankan JCPOA sepenuhnya,”tandas Zarif.

Ia menyebut JCPOA sebagai dokumen yang kukuh. Zarif menegaskan, AS di masa mendatang akan memahami bahwa semua tindakan yang mereka lakukan akan merugikan diri mereka sendiri.

“Syukurlah Republik Islam Iran telah mencapai kemajuan signifikan di bidang nuklir. JCPOA tidak pernah menghalangi kemajuan Iran,”ujarnya. (af/alalam)

Baca Juga:

Dubes Iran Bantah Kiriman 9 Ton Emas dari Venezuela

Unjuk Rasa Marak lagi di Irak, Pasukan Relawan Ancam Tumpas “Para Badut” AS

 

DISKUSI: