Unjuk Rasa Marak lagi di Irak, Pasukan Relawan Ancam Tumpas “Para Badut” AS

0
190

Baghdad, LiputanIslam.com –  Kelompok pejuang Irak Asaeb Ahl al-Haq, salah satu komponen pasukan relawan Hashd al-Shaabi, mengutuk serangan massa “badut” atau “pasukan bayaran” AS terhadap pangkalan Hashd al-Shaabi, dan mengancam akan menunjukkan reaksi keras dan “menghancurkan”.

“Hashd al-Shaabi dan pasukan resistensi bisa saja meladeni aksi para badut AS membakar markas pasukan ini, tapi reaksi ini ditangguhkan demi menghanguskan peluang implementasi plot AS di Irak,” tegas juru bicara Asa’eb Ahl al-Haq Jawad al-Talibawi dalam sebuah pernyataan, Selasa (12/5/2020).

Dia menekan bahwa pasukan relawan Irak tidak akan pernah melupakan prinsip dan darah para martir mereka.

“Karena itu, kami berpesan kepada AS dan pasukan bayarannya, dan mengingatkan mereka bahwa mata kami memantau gerakan mereka, dan bahwa kami memiliki senjata kemenangan di tangan kami. Kami akan memberi kalian tanggapan yang menghancurkan pada waktunya yang tepat,” ancam Talibawi.

Demonstrasi anti kemapanan kembali membanjiri jalanan di berbagai kota Irak dan mengakhiri bulan-bulan yang relatif tenang hanya beberapa hari setelah pemerintahan Perdana Menteri Mustafa Kadhimi berkuasa.

Baca: Kementan Irak: ISIS Berupaya Melumpuhkan Sektor Ekonomi dengan Membakar Lahan Pertanian

Di kota Nasiriyah puluhan massa demonstran menutup jalan-jalan dengan membakar ban dan melemparkan batu ke arah pasukan keamanan, yang membalasnya dengan tembakan gas air mata.

Baca: Pesawat AS Boyong Teroris ISIS dari Suriah ke Irak

Di kota Kut massa keluar ke jalanan di malam hari dan membakar markas Organisasi Badr dan rumah seorang anggota parlemen.

Di Basra para pengunjuk rasa menyerukan kepada gubernur dan dua wakilnya di provinsi kaya minyak itu agar mundur. (mm/fna)

DISKUSI: