Zarif: AS Eksportir Senjata Terbesar, Tapi Khawatir Iran Membeli Senjata

0
311

Teheran,LiputanIslam.com-Upaya AS dalam beberapa pekan terakhir untuk memperpanjang embargo persenjataan Iran ditanggapi Mohammad Javad Zarif.

Menlu Iran itu memublikasikan sebuah klip tentang neraca ekspor senjata AS ke berbagai negara di dunia.

“AS sudah lama berada di peringkat pertama negara dengan anggaran militer terbesar, peringkat pertama eksportir senjata, peringkat pertama inisiator dan provokator perang, dan peringkat pertama pencari laba dari konflik di dunia,”cuit Zarif.

“Meski demikian,  tampaknya Mike Pompeo (Menlu AS) begitu khawatir bahwa Iran- yang hingga tahun 1979 (sebelum Revolusi Islam) adalah pembeli utama persenjataan AS- akan menyebarkan senjata ke berbagai penjuru dunia,”lanjutnya.

Berdasarkan salah satu pasal dalam Resolusi 2231, Iran dilarang membeli persenjataan ofensif hingga lima tahun. Pasal ini akan berakhir pada Oktober 2020 mendatang. Setelah itu, Iran bebas membeli peralatan perang dari negara-negara lain.

Sebelum ini, Pompeo menyatakan tak akan mengizinkan Iran membeli senjata, usai berakhirnya pasal embargo senjata tersebut. Dia mengklaim, AS akan bekerjasama dengan Dewan Keamanan PBB untuk memperpanjang embargo persenjataan Iran.

Namun jika gagal, ujar Pompeo, AS akan mempertimbangkan segala kemungkinan.

Menurut laporan badan internasional Riset Perdamaian Stockholm, AS adalah eksportir senjata terbesar di dunia. Berdasarkan statistik, 36 persen persenjataan di seluruh dunia dalam periode 2015-2019 berasal dari Negeri Paman Sam. (af/alalam)

Baca Juga:

Serdadu AS yang Cedera dalam Serangan Rudal Iran akan Diberi ‘Kompensasi’ Medali

AS Klaim akan Dukung Aneksasi Tepi Barat Jika Israel Terima Syarat Ini

DISKUSI: