Venezuela: Mata-mata AS Berniat Ganggu Jaringan Listrik Negara

0
48

Caracas,LiputanIslam.com-Menyusul penangkapan seorang mata-mata AS di Venezuela, Jaksa Senior negara Latin ini menyatakan, orang AS tersebut berencana mengacaukan jaringan listrik dan penyulingan minyak Venezuela.

Dikutip dari Associated Press, William Saab dalam sebuah acara televisi mengatakan, tiga kaki tangan mata-mata AS ini telah ditangkap aparat keamanan Venezuela beberapa hari lalu. Saab mengabarkan, mata-mata AS itu bernama Matthew John Heath.

Jaksa Venezuela ini lalu menunjukkan foto-foto peralatan yang disita dari kelompok tersebut, yang meliputi pelempar granat, bahan peledak, telepon satelit, dan sejumlah mata uang Dolar AS.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Jumat (11/9) mengumumkan, seorang mata-mata AS telah ditangkap. Mata-mata itu adalah mantan marinir AS di Irak. Hingga kini, para pejabat AS belum menanggapi kabar penangkapan ini.

Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia dan kilangnya dapat menghasilkan lebih dari 1,3 juta barel per hari (bpd) bahan bakar. Namun mereka bekerja hanya sekitar 20% dari kapasitasnya, terutama karena pemadaman listrik dan kurangnya suku cadang di tengah sanksi AS. (af/fars)

Baca Juga:

“Selasa Hari Hitam”, Palestina Pertimbangkan Keluar dari Liga Arab

Presiden Venezuela  Sebut Beli Rudal Iran “Ide  Baik”

DISKUSI: