Utusan PBB Akui Kegagalan “Konferensi Bantuan untuk Yaman” di Riyadh

0
161

Sanaa,LiputanIslam.com-Arab Saudi pada hari Selasa kemarin (2/6) menyelenggarakan konferensi virtual negara-negara penolong Yaman. Padahal Saudi dan sejumlah negara lain bergabung dalam koalisi yang melancarkan agresi ke Yaman.

Koordinator Urusan Kemanusiaan PBB untuk Yaman, Lise Grande, mengatakan kepada al-Jazeera, bahwa konferensi tersebut gagal mengumpulkan bantuan yang dibutuhkan untuk mengatasi krisis Yaman.

“Kami tidak mampu memperoleh jumlah uang yang kami minta untuk membantu Yaman. Namun kami berharap, jumlah tersebut bisa diperoleh dalam waktu dekat. Jika kami tidak mendapat bantuan yang dibutuhkan, kami terpaksa menghentikan sejumlah program kami di Yaman,”kata Grande.

“Virus Corona menyebar dengan cepat di Yaman. Puluhan ribu orang telah terjangkit Corona, lantaran tidak bisa melakukan tes uji virus ini. Yang bertanggung jawab untuk melakukan tes adalah Otoritas Yaman, bukan PBB,”imbuh Grande.

Dia menegaskan, hitung mundur berakhirnya program-program PBB di Yaman telah dimulai. Menurutnya, orang-orang Yaman butuh bantuan, namun PBB tidak bisa memberikan bantuan memadai kepada mereka.

Sebelum ini, Ansharullah telah menyindir pedas konferensi di Riyadh tersebut. Seorang petinggi Ansharullah, Muhammad Abdussalam, menyatakan bahwa konferensi itu menunjukkan watak koalisi agresor sebagai pengemis.

Dia menegaskan, bantuan nyata untuk Yaman adalah mencabut blokade atas negara itu dan menghentikan agresi. (af/alalam)

Baca Juga:

Ansharullah: Konferensi Bantuan untuk Yaman Tunjukkan Watak Pengemis Para Agresor

Ansharullah: Ekonomi Saudi Bisa Selamat dengan Mengakhiri Koalisi Agresi ke Yaman

DISKUSI: