Untuk Pertama Kalinya, Human Rights Watch Sebut Israel Lakukan Kebijakan Apartheid

0
225

TelAviv,LiputanIslam.com– Lembaga nonpemerintah Human Rights Watch (HRW) menyebut Israel sebagai “rezim apartheid” dan menuntut agar para pejabatnya dijatuhi sanksi.

Istilah apartheid digunakan pertama kali atas Afrika Selatan, yaitu saat minoritas kulit putih yang berkuasa menjalankan kebijakan-kebijakan rasis atas mayoritas kulit hitam. Rezim Apartheid Afrika Selatan runtuh melalui perlawanan mendiang Nelson Mandela.

Media-media Barat seperti Guardian dan Reuters menulis bahwa HRW telah menyusun laporan setebal 213 halaman, yang dirilis pada Selasa 27 April ini.

Menurut HRW, Israel berdasarkan Pakta Roma layak disebut telah melakukan kejahatan apartheid.

Dalam laporan HRW, Rezim Zionis dinyatakan telah melakukan kejahatan dan penindasan atas bangsa Palestina.

Guardian menulis, ini adalah lembaga HAM besar internasional pertama yang melayangkan dakwaan semacam ini.

Menurut HRW, sejak beberapa dekade terakhir, sudah ada banyak peringatan bahwa Rezim Zionis bisa berubah menjadi Rezim Apartheid di Palestina. Kini hal itu sudah terjadi dan kondisi sekarang bisa disebut sebagai kondisi apartheid.

“Ini adalah kesimpulan paling blak-blakan yang diperoleh HRW terkait perilaku Israel selama 3 dekade,” kata Direktur Divisi Israel-Palestina di HRW, Omar Shakir.

Shakir menyatakan, sebelum penyelidikan dan dokumentasi selama 30 tahun ini, HRW belum pernah secara langsung menuding pejabat Israel sebagai pelaku kejahatan kemanusiaan. (af/fars)

Baca Juga:

Soal Perundingan Nuklir, Iran Tolak Pola “Langkah Dibalas Langkah”

Gaza Kirim Rudal, Israel Lakukan Latihan Perang Darurat

DISKUSI: