UEA Minta AS Kembali Cantumkan Ansharullah dalam Daftar Sanksi

0
288

AbuDhabi,LiputanIslam.com-“Kemampuan kami untuk menghadang serangan-serangan ini setingkat level global. Kami bisa memiliki operasi pemulihan dan upgrade serta kerja sama tambahan di bidang intelijen. Ini adalah hal-hal yang akan kami bahas bersama AS sebagai sekutu kami.”

Pernyataan di atas adalah petikan dari statemen Utusan UEA di PBB, Lana Nusseibeh saat diwawancarai CNN Selasa lalu. Ia menyatakan, UEA akan meningkatkan kemampuan pertahanannya usai digempur dengan serangan rudal oleh Ansharullah beberapa waktu lalu.

Nusseibeh dalam wawancara ini menuntut agar “pengiriman senjata dan dana ilegal ke Yaman” dihentikan. Ia meminta agar Washington kembali mencantumkan Ansharullah dalam daftar sanksi. Nusseibeh berkata,”Houthi tidak akan bisa mengubah posisi UEA sebagai tempat perlindungan aman.”

Menanggapi hal ini, Jubir Ansharullah dan Ketua Tim Negosiator Yaman, Muhammad Abdussalam di laman Twitter-nya menyatakan,”Sebagian negara-negara Koalisi Agresor tengah menderita karena krisis keamanan mereka. Salah satunya adalah UEA, yang tanpa bantuan tongkat dari AS tidak bisa berdiri sendiri. UEA mengemis bantuan dari AS. Dengan keluar dari rawa Yaman, semestinya UEA tidak perlu mengemis bantuan dari AS. Namun jika UEA masih melanjutkan agresinya ke Yaman, bantuan apa pun tidak akan berguna baginya dan tak akan bisa mewujudkan keamanan bagi negara ini.” (af/fars/alalam)

Baca Juga:

Serangan Yaman Bikin Israel Ketar Ketir Soal Lawatan Presidennya ke UEA

UEA Ancam Hukum Orang yang Sebarkan Video Serangan Yaman

DISKUSI: