Serangan Yaman Bikin Israel Ketar Ketir Soal Lawatan Presidennya ke UEA

0
461

TelAviv,LiputanIslam.com-Sumber-sumber berita Zionis melaporkan, Presiden Israel Isaac Herzog berencana melakukan lawatan resmi pertama sebagai kepala negara Rezim Zionis ke Abu Dhabi, UEA, pada Minggu mendatang.

Rencana lawatan Herzog disusun di tengah memanasnya situasi di kawasan, menyusul serangan balasan Tentara Yaman ke ibu kota UEA itu.

Terkait hal ini, seorang analis urusan Arab di Radio Israel, Roi Kais, di laman Twitter-nya memperingatkan bahayanya kunjungan ke UEA di tengah gempuran serangan Yaman.

“Sudah pasti pengumuman kunjungan ini, apalagi di saat Houthi tengah mencari target-target empuk di UEA, bukan hal yang masuk akal,”cuit Kais.

Menurutnya, situasi di UEA masih belum normal dan masih ada kemungkinan terjadinya peristiwa-peristiwa lain. Kais berpendapat, semestinya kunjungan ini diumumkan di hari H, bukan seminggu sebelumnya.

Sementara itu, Penasihat PM Yaman, Hamid Abdulqadir Antar memperingatkan, jika UEA tidak keluar dari Koalisi Agresor, maka Yaman akan melancarkan lebih banyak serangan ke negara itu.

“Yaman punya hak legal untuk membalas tiap agresi. Ini adalah bagian dari sistem penangkalan strategis,” kata Abdulqadir.

“Klaim-klaim soal penggunaan senjata Iran adalah klaim-klaim usang Saudi-AS, yang ingin melegalkan pendudukan atas Yaman, kepulauan, dan kawasan pesisirnya,” imbuh Abdulqadir.

“Saudi dan UEA tengah melaksanakan proyek-proyek AS di Kawasan… Jika agresi ke Yaman dihentikan dan pasukan agresor mundur dari tiap jengkal tanah Yaman, pihak-pihak politik akan menjalin kesepakatan untuk sebuah solusi politis komprehensif.”

“Konflik di Yaman tidak ada kaitannya dengan masalah nuklir Iran. Sama sekali tidak ada hubungan antara perang Yaman dengan isu Iran,” tandasnya.

“Jika UEA tidak menghentikan agresi, ia akan menerima pukulan-pukulan yang lebih telak dari Yaman. Mata diganti mata dan gigi diganti gigi. Darah orang-orang Yaman tidak murah. Darah orang Saudi dan UEA juga tidak lebih berharga daripada darah orang Yaman,” pungkas Abdulqadir. (af/fars)

Baca Juga:

Yaman: Agresi Koalisi Saudi adalah Buah Normalisasi dengan Israel

Yaman Serang Pangkalan Udara di UEA, Tentara AS Bersembunyi di Bunker

DISKUSI: